TMMD 109 Kerjakan Rutiluhu di Tebluru, Solokuro
LAMONGAN – Pengerjaan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (Rutiluhu) di Desa Tebluru terus dikebut karena mengingat waktu berjalan terus dan harus selesai tepat waktu. Hal Tersebut tentunya membuat para Satgas dan warga bekerja dengan penuh semangat untuk segera menyelesaikan pekerjaan RTLH agar segera dapat ditempati para pemiliknya.
“Kebersamaan dalam gotong royong merupakan kunci keberhasilan menuju hasil maksimal dalam pelaksanaan program. Tersentuhnya rumah warga kurang mampu dalam program RTLH menjadikan kebahagiaan bagi semua pihak. Karena dengan dapat memberikan kebahagiaan kepada orang yang membutuhkan merupakan kepuasan tersendiri yang tak ternilai harganya.
“Ini merupakan salah satu wujud pengabdian TNI kepada rakyat dan merupakan tugas mulia bagi TNI yang diamanahkan untuk ikut serta dalam percepatan pembangunan di wilayah tertinggal terutamaa pedesaan dan terisolir. Karena wilayah – wilayah tersebut masih sangat membutuhkan percepatan pembangunan disemua sektor. Kepedulian dari semua pihak sangat dibutuhkan oleh warga desa tertinggal maupun terisolir,” kata Kades Tebluru, Hamtoro, Kamis (17/9/20).
Dengan kata lain mereka butuh pembangunan di desanya, mereka butuh maju dari pendidikanya, butuh berkembang dalam perekonomianya serta butuh untuk sejajar dengan desa- desa lain yang ada di perkotaan. Tentunya TMMD tersebut masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat desa terisolir dan tertinggal untuk melaksanakan program kegiatan di wilayahnya.
“Karena TMMD merupakan suatu program yang sangat tepat sasaran sehingga mampu membangkitkan semangat warga desa untuk berkembang. Dari situlah maka masyarakat menyambut cukup antusias akan pelaksanaan kegiatan program TNI,” terang Kades.
Sementara itu Panji (43) Warga RT 09/RW 01 mengatakan bahwa Bantuan RTLH sangat membantu sekali bagi warga desa, karena bagi warga hasil dari pelaksanaan program TMMD merupakan penggugah semangat kami dalam berkarya dan mengubah kehidupan secar ekonomi menjadi lebih baik.

