Jalan Penghubung Jalan Usaha Tani Dicor TMMD 109

Diterbitkan oleh Sholeh pada Senin, 12 Oktober 2020 23:33 WIB dengan kategori Opini dan sudah 356 kali ditampilkan

Lamongan, – Pengerjaan Rabat jalan di desa Tebluru kecamatan Solokuro, dilakukan secara gotong royong. Dan saat ini telah memasuki pada tahap pengecoran dan merupakan pekerjaan inti yang mana harus ditangani oleh para tukang yang berpengalaman, sehingga warga yang datang hanya membantu saja apa yang diperlukan oleh tukang, sesuai dengan arahan dari satgas.

Pembangunan Jalan Rabat beton ni merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. Untuk itu pembangunan harus dilaksanakan dengan baik secara fisik maupun non fisik. Selain itu dengan dibangunya Rabat jalan di desa Tebluru menjadi salah satu bentuk pembangunan Sumber daya Manusia manusia seutuhnya.

Danki Satgas TMMD kapten Chb Suroso, Minggu (11/10/2020) mengatakan, ”Membangun jalan adalah salah satu bentuk  penyadaran terhadap manusia untuk menuju kepada kebaikan konomi dengan berrgerak maju dalam menjalankan roda perekonomian secara utuh dengan giat berkarya dan bekerja sesuai bidangnya masing- masing.”

Namun disisi yang lain, rabat jalan ini memang sudah lama diinginkan oleh warga setempat, karena jalan penghubung dua kecamatan ini menjadi jalur utama bagi warga Desa tebluru dalam beraktifitas. Keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dengan kesadaran sendiri untuk ikut membantu pembangunan di wilayah pedesaan.

Dalam pembangunan infrastruktur seperti ini  kegiatan gotong royong sangat dibutuhkan sekali untuk mempererat hubungan TNI dan Rakyat. Sehingga dengan gotong royong tersebut akan terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dan Rakyat sekaligus rakyat akan paham dan mengerti akan maksut dan tujua dari TNI hadir ditengah – tengah masyarakat. 

“Untuk itu hubungan atau kemanunggalan TNI dan Rakyat harus terus dipertahankan,” tegasnya.