Mbah Amsori Beruntung Masih Bisa Menikmati Jalan Yang Dibuatkan Oleh TNI

Sholeh Ahad, 25 Oktober 2020 04:41 WIB
19x ditampilkan Opini

Brebes – Adalah Mbah Amsori (82), warga Dusun Kedung Kandri RT/RW. 01, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, adalah salah satu warga yang menyatakan bersyukur karena masih bisa menikmati hasil karya infrastruktur jalan tembus ke dusunnya melalui TMMD Reguler 109 Kodim 0713 Brebes.

Hasil nyata tersebut telah membuka akses darat ke dunia luar dari warga Kedung Kandri melalui jalan TMMD sepanjang 2,2 kilometer lebar 4-6 meter, menuju Dusun Karanganyar, Desa Kalinusu, sehingga telah mengentaskan mereka dari keterisoliran selama 75 tahun lamanya.

Mbah Amsori menjelaskan dengan logat Jawa, dimana jika diartikan kedalam bahasa Indonesia yaitu, sebelum jalan dibangun, warga Kedung Kandri harus menyeberang Kali Pemali dengan naik perahu jika akan keluar dusunnya guna mendapatkan segala fasilitas terdekat, yaitu di wilayah desa/kecamatan tetangganya, Bantarkawung.

Mereka harus merogoh kocek penyeberangan senilai Rp. 2 ribu jika memakai sepeda kayuh, dan Rp. 5 ribu jika memakai sepeda motor. Sementara untuk anak sekolah juga mengalami hal yang sama untuk bersekolah di wilayah Kecamatan Bantarkawung, yaitu membayar ongkos penyeberangan seribu rupiah untuk bolak-balik.

“Niku nek Kali Pemali banjir, mboten saget teng pundi-pundi, nopo-nopo dadi larang,” ungkapnya dengan logat Jawa, di lokasi prasasti TMMD Reguler, yaitu titik 800 meter jalan TMMD. Sabtu (24/10/2020).

(Jika Kali Pemali banjir, maka kami tidak bisa kemana-mana, sehingga harga barang dan sembako menjadi mahal – red).

Dikatakannya lanjut, pembukaan areal persawahan untuk dibuat jalan menuju Dusun Kedung Kandri dengan excavator Kodim Brebes selama 39 hari sejak Pra TMMD, 15 Agustus – 22 September 2020 itu, asas manfaatnya juga sangat besar bagi para petani setempat dan para pemilik lahan sawah di Kalinusu yang berasal dari desa/kecamatan tetangga itu.

Untuk itulah Mbah Amsori juga tak mau ketinggalan untuk mengucapkan terima kasih kepada Pemkab dan TNI, serta seluruh pihak yang telah mewujudkan harapannya agar cucu dan buyutnya kelak dapat hidup dengan lebih layak dan sekolahnya lebih tinggi lagi kesampaian.

Sebagai informasi, sampai berita ini diturunkan, anak-anak yang masih bersekolah di bangku SLTA sederajat hanya 4 orang, dan itu di wilayah Kecamatan Bantarkawung, sehingga dengan akses jalan TMMD itu maka diharapkan juga anak-anak lainnya lebih bersemangat lulus sampai ke bangku SLTA sederajat.

Pasalnya, Kali Pemali kini tak lagi menjadi hambatan bagi anak-anak Kedung Kandri yang kini banyak yang bercita-cita menjadi TNI semenjak dusunnya dibangun TNI. Pun diharapkan secepatnya warga di sana lebih sejahtera lagi perekonomiannya, kesehatan, dan juga silaturahminya ke 12 dusun lainnya di Desa Kalinusu.

Mereka kini bisa langsung melewati jalan TMMD dalam waktu 5 menit dengan menggunakan sepeda motor untuk menjangkau Kalinusu, sedangkan sebelumnya setelah menyebrang rakit, mereka harus melanjutkan perjalanan darat sejauh 13 kilometer lebih (45 menit lebih), dengan melewati sejumlah desa di wilayah kecamatan tetangganya itu, kemudian ke wilayah Kecamatan Bumiayu, hingga akhirnya sampai. (Rus/Aan)