Harapan Para Penggembala Sapi Setelah Selesainya Jalan TMMD Reguler Brebes

Sholeh Selasa, 27 Oktober 2020 01:34 WIB
17x ditampilkan Opini

Brebes - Adalah Darno (45), warga Dukuh Beji, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, jawa Tengah, juga menyatakan terima kasih atas selesainya pembangunan badan jalan antara Dukuh Karanganyar ke Dukuh Kedung Kandri, Kalinusu.

“Dengan adanya jalan baru yang dibangun melalui TMMD itu, aktivitas kami para penggembala sapi dan kambing akan menjadi lancar. Terima kasih pemerintah dan TNI, serta seluruh pihak yang telah membantu kemajuan desa kami,” ungkapnya.

Darno juga mengusulkan, hendaknya ada pembangunan jalan lanjutan yang tembus ke Dukuh Maribaya, Desa Kalinusu. Pasalnya, dusun ini kini menjadi dusun satu-satunya di desanya Kalinusu yang terisolir jarak 18 kilometer dalam waktu tempuh 1 jam 15 menit, karena harus memutar melewati sejumlah desa di wilayah Kecamatan Tonjong, kemudian ke wilayah Kecamatan Bumiayu, baru akhirnya tiba di Kalinusu.

Jalan yang dimaksudkannya adalah, pembukaan ruas jalan hingga ke Dukuh Maribaya, Kalinusu, yaitu dengan membelah perbukitan sepanjang 4-5 kilometer, mulai dari titik 800 meter jalan TMMD tersebut.

Sebagai informasi, sudah lama keberadaan sapi Jabres (Jawa Brebes) diternakkan di Padang Penggembalaan Ternak Maribaya, Dukuh Maribaya, Desa Kalinusu.

Di padang gembala yang luasnya 104 hektar itu, banyak warga tidak hanya dari Desa Kalinusu melainkan dari sejumlah desa sekitar yang menggembala sapi di lokasi itu. Di tanah aset milik Pemkab Brebes ini, sapi jabres dibiarkan hidup bebas berkelompok di dalam paddock.

Terpisah, dijelaskan Kepala DPKH Brebes melalui Hendri Adi Komara, S.Pt, M.Pt, Kabid Budidaya Ternak DPKH Brebes, bahwa sapi jabres merupakan salah satu SDGT (Sumber Daya Genetik Ternak) lokal khas Brebes, yang merupakan hasil persilangan antara sapi Madura/Bali dengan sapi lokal atau angole.

Saat ini di padang gembala tersebut terdapat 110 ekor sapi. (Dar)