Cabup Kendal Akan Paparkan Progam Kerjanya Lewat Debat
KENDAL - terkininews.com
Dalam debat Cabup dan Cawabup Kendal, untuk mewujudkan Kendal berkemakmuran melaui peningkatan kesejahtraan dan pembangunan masyarakat yang berkarakter.
Tema debat ini hasil diskusi dengan tim penyusun soal. KPU sudah mengadakan FGD sebelumnya dengan tokoh - tokoh masyarakat untuk menghimpun persoalan daerah yang menjadi bahan tim penyusun soal, untuk menyusun soal debat - debat nantinya.
Hal tersebut di sampaikan Komisioner KPU Kendal Jawa Tengah, Hevy Indah Oktaria. Selasa (17/11/2020).
Hevy Indah Oktaria menjelaskan, artinya semua bahan - bahan kita serahkan tim penyusun KPU, juga gak tahu kita hanya memberikan amplop koordinator tim penyusun dan mereka yang akan memasukan pertanyaan itu, dilem, disegel oleh tim penyusun itupun juga akan dilakukan tim penyusun.
"Karena dimasa pandemi - 19 ini kehadiran peserta yang hadir didalam ruangan akan dibatasi, yang hadir hanya dua orang pasangan calon Bupati dan wakil bupati masing - masing jadi tiga pasangan calon," katanya.
Lanjut Hevy, Kemudian pasangan calon ditemani empat orang tim kampanye, hanya itu dan kemudian ditambah Bawaslu orang KPU dan Bawaslu sebagai panitia.
"Jadi disana Polisi sebagai pengamanan, baik didalam maupun diluar, yang didalam hanya empat orang dari intel Kepolisian dan yang lain diluar semua.
Ini semua wartawan kami mohon sebagai perwakilan hanya empat orang, empat orang di tunjuk sebagai perwakilan meliput di dalam ruangan,"ujarnya.
Hevy mengungkapkan, Ada empat tema yang akan dibahas paslon, pertama, meningkatkan kesejahtraan masyarakat, memajukan daerah , meningkatkan pelayanan kepada masyarakat , menyelesaikan persoalan daerah.
Tema nantinya akan dibahas ketika debat, untuk pembagian sekmen ada enam pertama, terkait dengan pendahuluan yaitu, opening, kemudian dilanjutkan dengan visi misi dan progeram pasangan calon dengan durasi 2 menit, kemudian sekmen kedua ada pendalaman visi misi dan program calon,"katanya.
Ia, juga menjelaskan, Sekmen ketiga paslon akan diberikan pertanyaan yang sama dari tim penyusun, entah isu faktual, masalah yang ada di Kendal, yang diperoleh dari tim penyusun masukan dari masyarakat, baik melalui Link yang dibuka oleh KPU maupun melalui FGD.
Nantinya di sekmen tiga akan ada undian sebelum acara untuk mengundi urutan menjawab, karena pertanyaan sama jadi yang di undi adalah urutan yang menjawabnya ada dua sisi nanti di sekmen tiga.
"Kemudian sekmen empat pasangan calon nanti akan mengundi pertanyaan, jadi ada tiga jenis pertanyaan yang disusun tim penyusun, jadi itu akan di undi sebelum acara akan ditanyakan dalam sekmen empat. Pertanyaan ini berbeda setiap amplopnya sehinga mita tidak tau paslon nanti mo ambil yang mana," katanya.
Dia menambahkan Undianya kita pakai fisboul bukan ampolopnya tapi fisbolnya ditulisi A,B,C setelah itu amplopnya ada ketauan, jadi tidak ada setingan atau menandakan kalau ada kecurigaan untuk menanda,i namun yang kita undi adalah fisboulnya dan amplopnya.
"Untuk sekmen empat ini mekanisme tanya jawab sebagai contoh, misalnya yang ditanya paslon satu dia akan menjawab pertanyaan yang sudah di undian paslon dua, dan paslon tiga, akan menangapai paslon satu, kemudian ditanggapi kembali oleh paslon satu begitu berigutnya sampai paalon tiga,"katanya.
Hevy juga menambahkan, Paslon sekmen lima mekanisme debat saling bertanya antar paslon, paslon diperbolehkan menanyakan yang sama berbeda dengan disetiap paslon yang lain, untuk pertanyaanya tidak boleh menyerang personil paslon. Pertanyaan berkisar terkait dengan langkah - langkah kongkrit terhadap visi misi paslon yang lain.
"Kemudian bagaimana memecahkan, mempersoalkan daerah yang dirasa dari paslon yang bertanya, jadi dalam rangka meningkatkan kesejahtraan masyarakat memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat menyelesaikan persoalan - persoal daerah yang dirasa persoalan daerah itu adalah terutama yang diperbolehkan paslon yang jelas tidak diperkenankan menyerang personil dengan calon lainya,"tutup komisioner KPU Kendal Hevy.
Anto

