Bawaslu Tolak Titipan Amir Kadir Meski Dengan Dalih Jumat Berkah

Diterbitkan oleh Anchank pada Jumat, 27 November 2020 20:53 WIB dengan kategori Daerah Headline dan sudah 490 kali ditampilkan

MAROS, - Pemberian sembako melalui badan pengawasan pemilihan umum BAWASLU  kab, Maros. Ditolak oleh ketua Bawaslu, Jumat (27/11/2020) terkininews.com

Meski sembako tersebut dititip oleh Amir kadir didepan dikantor bawaslu dengan tujuan sedekah Jumat berkah berharap pihak bawaslu membagikan ke warga. Namun hal tersebut menuai tolakan dari pucuk pimpinan Bawaslu kab Maros.

Ketua Bawaslu kab maros Sufirman S.IP. mengatakan, sembako tersebut bukan temuan pengawasan dilapangan, akan tatapi ada oknum yang mengatasnamakan Amir Kadir berharap pihak bawaslu  dapat membagikan paket sembako ke masyarakat.

Sufirman , menjelaskan, Amir Kadir juga tidak pernah konfirmasi ke jajaran pihak kami kalau Amir kadir punya niatan ingin membagi sembako melalui Bawaslu Maros.

"Memang tidak diperbolehkan bawaslu untuk membagikan sembako apa pun itu alasannya , dan kalo pun ia melakukan konfirmasi atau melakukan pemberitahuan kami tetap tidak mengijinkan, karna BAWASLU bukan  lembaga penyalur sembako.

Oleh karenanya itu kami meminta Amir Kadir untuk mengambil kembali paket sembako  yang disimpan didepan kantor Bawaslu. Demi  menjaga image dan menghindari hal hal yang sensitif terkait momentum pilkada seperti saat ini

"Kami meminta kepada Amir Kadir untuk mengambil kembali paket sembako yang disimpan di depan kantor kami ( Bawaslu ) untuk menjaga image dan menghindari hal-hal yang sensitif terkait pilkada saat ini,"Ujarnya.

Sufirman menegaskan BAWASLU  sama sekali tidak mengijinkan dan Bawaslu tidak pernah tau ada niatan oknum amir kadir membawa sembako dan menjadikan BAWASLU tempat untuk membagikan sembako. 

"Yang perlu kami tegaskan bahwa BAWASLU Maros sama sekali tidak pernah mengijinkan dan Bawaslu maros juga tidak pernah tau ada niatan Amir Kadir membawa sembako dan menjadikan Bawaslu tempat membagi sembako,"Tegas Sufirman.

Selain itu, saat di konfirmasi, Amir Kadir mengatakan , betul saya yang membawa paket sembako ke Kantor BAWASLU, untuk masyarakat yang menginginkan, 
Sebab jika saya membagi paket tersebut dikiranya ada lagi yang menunggangi salah satu paslon, sementara sembako tersebut murni niat saya bersedekah.

"Saya niatan memberi sembako kepada masyarakat siapa saja menginginkannya dengan momentun Jumat berkah. Karena saya tidak inginkan adanya tendensi yang dikaitkan dengan moment pilkada sehingga saya menitip paket sembako dikantor BAWASLU,"Ungkap Amir Kadir. (Anchank/*)