Resmob Polres Bulukumba Amankan Pelaku Curnak Lintas Kabupaten

Diterbitkan oleh Admin pada Jumat, 5 Februari 2021 20:29 WIB dengan kategori Daerah Headline dan sudah 298 kali ditampilkan

BULUKUMBA, -- Kasus pencurian ternak kembali marak terjadi di daerah daerah, hal tersebut juga seperti kejadian Rabu 27 Januari 2021 lalu di Dusun Ompoa Desa Bonto Mangiring Kec. Bulukumpa Kab. Bulukumba yang telah melaporkan kasus pencurian ternak sapi sebanyak 11 ekor milik Lel. BANNU dengan Laporan Polisi Nomor : 07 / II / 2021 / Sek Bulukumpa, tertanggal 3 Februari 2021 tentang Pencurian ternak dan pelapor atas nama Umar Bin Bobi saudara korban.

Diketahui saat usai kejadian pencurian tersebut sang pemilik bersama kerabatnya melakukan pencarian dan menemukan sebanyak 7 ekor dari 11 ekor di wilayah Desa Pakkokko Kec.Tellu Limpoe Kab.Sinjai dan diwilayah Dusun Sapanang Desa Sapanang Kec. Kajang Kab. Bulukumba.

Alhasil dari hasil informasi warga dan jaringan dilapangan akhirnya kepada Tim Gabungan ditemukan bahwa terdapat ternak dalam penguasaan Lel. ATUNG dan Lel. BALANG yang hampir mirip dengan barang bukti yang hilang baik didarah bulkumpa maupun kajang sehingga langsung di lakukan penelusuran oleh aparat kepolisian.

Dari hasil informan tersebut personil Gabungan Polsek Bulukumpa, Polsek Kajang dan Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bulukumba akhirnya mengamankan terduga (Atung bin Luto, (50 tahun), pekerjaan Petani, Alamat Dusun Sapanang Desa Sapanang Kec. Kajang Kab. Bulukumba dan dibawa menuju Polres Bulukumba untuk dimintai keterangan.

Lanjut saat dilakukan pengecekan disekitar rumah Atung bin Luto juga ditemukan Kuda Betina warna putih yang dikandangkan dibelakang rumah milik (Balang) rekan terduga yang saat ini masih dalam pencarian dan kuda tersebut kini diamankan di  Polsek Kajang.

Adapun analisa pihak kepolisian tersimpulkan dapat bahwa Atung dan Balang telah lama terindikasi salah satu jaringan terduga pelaku Curnak yang kerap beraksi diwilayah Sinjai dan kajang, yang pada saat dilakukan pengecekan ditemukannya 1 ekor kuda dalam penguasaan yg bersangkutan.

Bahkan sebuah prediksi kepolian juga diketahui dengan adanya hewan ternak yang ditemukan di Dusun Sapanang Desa Sapanang Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba kuat dugaan antara pelaku di wilayah tersebut berkaitan dengan pelaku yang berada diwilayah Pakokko Sinjai memiliki hubungan yang kuat sebagai jaringan pelaku Curnak.

Atas hasil analisa dan prediksi tersebut akhirnya secara intensif dianggap perlu pemeriksaan terhadap Atung bin Luto untuk mengungkap sindikat pelaku jaringan curnak baik itu diwilayah Kajang, dan Bulukumpa untuk melakukan penyelidikan terhadap Balang yang diduga sebagai jaringan pelaku curnak. (*/)