Sragen Patuh Jateng di Rumah Saja, Tapi Tak Ada Pasar yang Ditutup

Diterbitkan oleh Adhie pada Jumat, 5 Februari 2021 12:40 WIB dengan kategori Daerah Headline dan sudah 134 kali ditampilkan

SRAGEN- Danramil 15/ Gemolong menghadiri rapat koordinasi Gerakan Jateng 2 hari  tgl 6 dan 7 pebruari 2021 tetap dirumah saja sesuai surat edaran Bupati Sragen nomor : 360/ 055/038/ 2021 tentang peningkatan kedisiplinan dan protokol kesehatan dalam rangka mewujudkan gerakan Jateng di Rumah Saja pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap II di Kabupaten Sragen, Jum'at 5/2/2021.

Pemkab Sragen memutuskan untuk memberikan kelonggaran kepada pelaku usaha, pusat ekonomi dan pasar, tetap beroperasi. Jadi kami tidak melakukan penutupan pasar dan mal seperti yang tertera dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Tengah pada kebijakan Gerakan Jateng di Rumah Saja itu.

Menurut Danramil 15/Gemolong Kapten Cba Suwanto, setelah Bupati Sragen menerima banyaknya pertimbangan dan masukan dari para pedagang kecil maupun UMKM, maka Bupati mengambil keputusan untuk memberikan kelonggaran tersebut. Jadi Bupati memohon maaf  harus sampaikan sulit menerapkan SE tersebut secara penuh.
Suroto Anto Saputro