Para Siswa Desa Nanga Bere Kec Lembor Selatan Bertaruh Nyawa Untuk Bersekolah

Diterbitkan oleh Adhie pada Selasa, 2 Maret 2021 11:40 WIB dengan kategori Daerah Pendidikan dan sudah 244 kali ditampilkan

LEMBOR SELATAN - Ketiadaan sarana jembatan menyebabkan sebagian warga di Nisar, Desa Nanga Bere Kec Lembor selatan terpaksa menyeberangi aliran sungai yang deras yang juga dipengaruhi pasang surut air laut yaitu Sungai Wae Mese. Padahal, jika dilihat langkah tersebut dinilai cukup membahayakan keselamatan warga itu sendiri.

 

Warga melintasi aliran sungai yang menghubungkan Kampung Bangko dan Kampung Nipa, Desa Nanga Bere. Akses melalui sungai tersebut dinilai paling cepat untuk menuju lokasi yang dituju. Sementara bila melalui jalan lain membutuhkan jarak yang cukup jauh.

 

Kondisi tersebut dialami sejumlah warga dan sejumlah siswa  Selolah SMPN 06 Lembor Selatan dan SDK Nisar di Desa Nanga Bere. Siswa biasanya diantar oleh orangtua untuk melintasi sungai agar bisa bersekolah yang ada di seberang sungai.

 

Warga mengatakan, ketiadaan jembatan memang menghambat aktivitas warga terutama dirasakan oleh anak-anaknya yang sekolah. "Anak-anak biasanya sekolah dengan melintasi aliran sungai baik saat musim hujan maupun air pasang seperti sekarang sedang terjadi" ujarnya (1/3/2021)

 

Menurut dia, orang tua dibayangi rasa khawatir ketika anak-anak pergi sekolah dengan melintasi sungai. Hal itu terutama ketika wilayah Desa Nanga Bere  diguyur hujan deras yang berdampak pada kencangnya aliran air sungai (Banjir).

 

Ke depan warga berharap agar di kawasan tersebut bisa segera dibangun jembatan untuk memudahkan warga beraktivitas. Semoga Bupati terpilih segera memberikan perhatian dan memberikan jalan keluar atas permaslahan yang dialami masyarakat pedesaan.

Sumber