Sajadah Anti Virus, Puan Maharani Minta DMI Segera Diatribusikan ke Masjid

Diterbitkan oleh Admin pada Kamis, 11 Maret 2021 17:15 WIB dengan kategori Headline Jakarta dan sudah 184 kali ditampilkan

JAKARTA, -- Lebih dari 1 juta masyarakat Indonesia terjangkit virus melalui salahsatunya media penyebarannya sajadah yang umumnya dipakai untuk melaksanakan ibadah sholat. Penyebaran melalui sajadah ini terjadi ketika seseorang yang memakainya dalam kondisi telah terinfeksi virus. Kamis (11/3/2021) terkininews.com

Sejak awal pandemi di Indonesia Dewan Masjid Indonesia (DMI) melalui ketua umum DMI, Jusuf Kalla (JK) menghimbau masjid yang ada di Indonesia untuk menggulung karpetnya dan meminta jamaah yang beribadah ke Masjid untuk membawa sajadah sendiri. 

Melihat kondisi tersebut pemuda pancasila yang merupakan sebuah organisasi masyarakat membuat sajadah Pelindung Covid-19 yang terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan. 

Memasuki 1 tahun pandemi Covid-19 di Indonesia, Puan Maharani selaku ketua DPR RI secara simbolis menyerahkan sajadah anti Covid-19 tersebut kepada ketua umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) pada acara “Gerakan Nasional Mengisi Masjid Dengan 1 Juta Sajadah Pelindung Covid-19” yang di laksanakan di Aula masjid Istiqlal, Jl. Taman Wijaya Kusuma, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat.

Dalam sambutannya Puan berharap agar DMI segera mendistribusikan Sajadah tersebut je masjid- masjid di tanah air yang masuk dalam wilayah rawan Covid, demi memutus mata rantai penularan covid-19 .

“kita berharap Dewan Masjid sebagai organisasi yang memiliki akses ke masjid yang ada di tanah air dapat melakukan distribusi terutama ke masjid yang berada di daerah rawan Covid-19, demi dapat terputusnya mata rantai penularan Covid-19” ujar Puan. 

Sementara itu, JK berterima kasih atas gerakan yang dilakukan oleh Pemuda Pancasila bersama DPR RI dalam upaya bersama memutus mata rantai penularan Covid-19 yang menurut sejak awal pandemic DMI telah menghimbau kepada para jamaah untuk membawa sajadah sendiri apabila ingin beribadah ke Masjid serta meminta masjid untuk menggulung karpet miliknya. 

"Apa yang dilakukan oleh pemuda pancasila dalam membuat sajadah anti Covid-19 ini suatu hal yang patut diapresiasi". Ujar JK

“saya berterima kasih kepada Pemuda Pancasila dan DPR RI atas gerakan nasional mengisi masjid dengan sajadah anti Covid-19 ini, memang salah satu media penularan Covid-19 adalah sajadah. Untuk itu sejak awal masa pandemic, Dewan Masjid telah menghimbau para jamaah yang hendak beribadah ke masjid untuk membawa sajadah sendiri dan meminta masjid menggulung karpet miliknya. Saya juga memberi apresisasi atas kreativitas dari pemuda pancasila ini dalam hal inovasinya membuat sajadah anti covid” ujar JK. 

Turut serta hadir dalam acara “Gerakan Nasional Mengisi Masjid Dengan 1 Juta Sajadah Pelindung Covid-19” simbolis Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi serta sejumlah pengurus dewan masjid dan Pemuda Pancasila.