TMMD Ke 110 Kodim 1206/PSB, Cerita Kakek Abdul Salam Dan Nenek Awaliah Yang Dulu Berharap Anaknya Menjadi Seorang Prajurit TNI

Diterbitkan oleh Tauhid pada Senin, 22 Maret 2021 19:40 WIB dengan kategori Tmmd dan sudah 104 kali ditampilkan

Pengkadan - Cerita Kakek Abdul Salam (83) Dan Nenek Awaliah (78) Kepada Personil Satgas TMMD Ke 110 Kodim 1206/PSB Serda Husein dan Pratu Agam di kediaman mereka di Dusun Tintin Kemantan, Desa Hulu Pengkadan, Kecamatan Pengkadan, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Senin, (22/03/2021)

Kakek Abdul Salam dengan Nenek Awaliah sangat merasa senang dan terharu ada tentara yang berkunjung ke kediaman nya, dimana di ketahui para tentara tersebut sedang mengerjakan program TMMD Ke 110 Kodim 1206/PSB di desa mereka. Dengan cepat mereka akrab dan saling bertanya sampai kakek dan nenek tersebut bercerita bahwa dulu sesungguhnya mereka ingin sekali mempunyai anak seorang prajurit TNI.

Kakek Abdul Salam dan Nenek Awaliah mempunyai 8 anak, dan dari salah satu anaknya tersebut sangat mereka harapkan menjadi seorang prajurit TNI.

Sambil meneteskan air mata mereka bercerita. "Saya merasa sedih nak dulu kakek dan nenek sangat mengharapkan anak kami ada yang menjadi seorang Prajurit TNI. Prajurit yang gagah, berani dan bisa menjaga negara Indonesia yang kita cintai. Dimana harapan itu kami berikan kepada anak kami yang ke 5 bernama Kusnadi. Tapi kami bingung bagaimana caranya untuk anak kami bisa menjadi seorang tentara. Dimana dulu semuanya serba sulit, tidak seperti jaman sekarang. Sehingga harapan kami untuk anak kami menjadi seorang prajurit TNI tidak bisa terwujud. Dengan datangnya kalian di kediaman kami, kami merasa seperti kami melihat anak kami dulu yang kami harapkan memakai baju seperti kalian. Yaitu seorang prajurit TNI." Ucap Kakek dan Nenek sambil meneteskan air mata.

"Kami sangat terharu mendengar cerita dari Kakek Abdul Salam dan Nenek Awaliah dan merasa sedih sekaligus bangga, karna banyak sekali orang tua yang ingin anaknya menjadi seorang prajurit TNI seperti kami. Dengan kehangatan dan keakraban mereka sambil bercerita seolah-olah kami sudah menjadi bagian dari mereka. (Seperti keluarga sendiri) Semoga kesempatan dan waktu yang kami dapatkan ini bisa menghibur Nenek dan Kakek yang dulu berharap anaknya menjadi seorang prajurit TNI. Dan semoga pengalaman yang berharga ini bisa menjadi pedoman kami begitu di banggakan nya TNI di mata masyarakat. TNI akan selalu hadir untuk rakyat, dan siap membantu kesulitan rakyat." Ucap Husein dan Agam. (Erk/1206)