Polres Kendal Ungkap Kasus Pencurian HP di Tirto Arum

Diterbitkan oleh Tauhid pada Rabu, 7 April 2021 18:25 WIB dengan kategori Daerah Jawa Tengah dan sudah 38 kali ditampilkan

KENDAL

Polres Kendal gelar konferensi pers terkait tindak Pidana  Pencurian 1 buah HP merk Xiaomi Redmi Note 8 warna biru di area Kolam Renang Tirto Arum Jambearum Kecamatan Patebon, bertempat di Lobi Mapolres Kendal pada hari Minggu,17/ 3/2021.

Konferensi pers dipimpin langsung Kapolres AKBP Raphael Sandhy Priambodo S.I.K 
"Kapolres memberikan keterangan melalui Wakapolres  Kompol Donny Eko Listianto dan SH. S.I.K. MH, KasiHumas AKP. Abdullah Umar SH.

Adapun kronologi kejadiannya, pelaku datang  ke kolam renang berpura pura sebagai pengunjung kolam renang,  kemudian di dalam area kolam renang mengawasi pengunjung yang membawa HP  kemudian pada saat pemilik HP sedang lengah, kesempatan pelaku untuk mengambil HP  tersebut," terangnya.

"Korban adalah Mun Hamir,  yang  saat itu sedang berenang, tas milik korban diletakkan di kursi kolam renang ketika korban mau pulang dan memeriksa tas, ternyata HP milik korban sudah tidak ada adapun HP tersebut berupa 1(satu) buah HP Merk Xiaomi Redmi note 8 warna biru.

Setelah di cek  cctv kolam renang Tirtoarum HP tersebut diambil oleh seorang perempuan yang tidak dikenal. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian berupa sebuah HP Merk Xiaomi Redmi note 8 warna biru dengan taksiran senilai Rp. 2.550.000,-( dua juta lima ratus lima puluh Ribu Rupiah)," imbuhnya.

Kemudian Polres Kendal mengembangkan kasus tersebut, pada hari Jumat tanggal 18 Maret 2021 tim Opsnal Satreskrim Polres Kendal melakukan penyelidikan di daerah Semarang dan sekitar pukul 20.30 WIB di Kelurahan Tambakaji Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang, jajaran Satreskrim Polres Kendal  berhasil menangkap pelaku  dan menyita  BB 1(satu) buah HP merk Xiaomi Redmi Note 8 warna biru, No. Imei 1 : 862384044075062, No. Imei 2 : 862384044075070,  selanjutnya di lakukan penyidikan di Polsek Patebon, " tandasnya.

Adapun tersangka, IS umur 40 tahun warga Tambak Haji Ngalian, pekerjaan sehari hari sebagai karyawan swasta, "paparnya Wakapolres Kendal.