BBM Sumut Naik, PSI Datangi Ombudsman

Diterbitkan oleh Saiful pada Kamis, 8 April 2021 06:14 WIB dengan kategori Daerah dan sudah 56 kali ditampilkan

MEDAN - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumatera Utara yang dinahkodai oleh Nezar Djoeli pagi tadi mendatangi Kantor Ombudsman Sumatera Utara yang didampingi oleh beberapa pengurus PSI berdiskusi dan menyampaikan beberapa pengaduan beserta tuntutan terhadap kenaikkan BBM di Sumatera Utara. Kenaikkan BBM tersebut sangat disesali Ketua Umum PSI Sumut (Nezar Djoeli) karena terjadi dimasa perekonomian rakyat sangat morat-marit dampak dari pandemi covid-19.

Dengan terbitnya surat yang ditanda tangani oleh Region Manager Retail Sales I, Pierre J Waurun, Pertamina No.348/Q21030/2021/S-3 tertanggal 31 Maret 2021, terjadi kenaikan BBM Non Subsidi di Sumatera Utara masing-masing Rp. 200, -. Perdebatan Gubernur Sumatera Utara dengan Pertamina tentang tidak ada pengaruh Pergub No.1 Tahun 2021yang menyebabkan naiknya PBBKB menjadi 7,5% sebelumnya PBBKB adalah 5%.

Ketua PSI Sumut sangat kecewa dengan kenaikan BBM yang dilakukan Pertamina secara sepihak tanpa memikirkan kondisi rakyat disaat pandemi seperti ini.

"ini sama saja membuat rakyat semakin sulit dalam perekonomian kalau ini terus dilakukan tanpa memikirkan rakyat Indonesia terkhusus rakyat Sumatera Utara" ucapnya.

Ketum PSI Sumut juga meminta kepada Ombudsman Sumatera Utara untuk Memanggil Gubernur Sumatera Utara selaku perwakilan pemerintah pusat dan daerah serta meminta Ombudsman Republik Indomesia memanggil dan mengevaluasi Region Manager Retail Sales I Pertamina yang menandatangani surat tersebut. Ketum PSI Medan juga meminta Ombudsman Republik Indonesia menolak kenaikan BBM non subsidi di Sumatera Utara.

"Bagaimana Sumatera Utara mau bermartabat, jika rakyat terus dibuat melarat" ucap Ketum PSI Sumut.