Akses Wisman Dibuka, Raden Hari Berharap Karyawan yang Dirumahkan Kembali Dipekerjakan

Diterbitkan oleh Saiful pada Kamis, 15 April 2021 12:55 WIB dengan kategori Bintan Bisnis Headline dan sudah 498 kali ditampilkan

BINTAN - Menjelang dibukanya pintu masuk wisman dari Singapura ke Batam dan Bintan, Kepulauan Riau Raden Hari Tjahyono berharap semua resort menjalankan Prokes Covid 19 dengan ketat dan kembali mempekerjakan karyawan yang sudah dirumahkan.

"Alhamdulillah pemerintah pusat sudah mengeluarkan kebijakan travel bubble untuk Kepri dimulai dari Batam dan Bintan, kita berharap resort dan hotel ketat melaksanakan Prokes dan kembali mempekerjakan karyawan yang sudah dirumahkan," kata  Raden Hari Tjahyono Wakil Ketua II DPRD Kepri usai melakukan pertemuan antara DPRD Kepri dan PT BRC di ruang pertemuan Lounge VIP Terminal Lagoi.

Menurutnya, DPRD Kepri sudah melakukan dengan pertemuan dengan beragam stakeholder yakni Pemprov Kepri, karyawan dan pengusaha resort. Dia tidak menginginkan ada salah satu pihakpun yang dirugikan dari implementasi kebijakan. 

"Kita merasakan betul utamanya di industri perhotelan yang mengandalkan wisman, ada banyak karyawan yang dirumahkan, pendapatan retribusi dan pajak perhotelan menurun, pengusaha yang merugi dan sulit bertahan," kata Raden Hari Tjahyono.

Untuk itu, tambahnya kita berharap kebijakan travel bubble ini mampu menggairahkan ekonomi Kepri tapi juga tetap aman dari Covid 19.

"Saya berharap pengusaha perhotelan kawal ketat prokes dan kepada perusahaan perhotelan yang sudah merumahkan karyawannya segera memperkerjakan kembali, kami di DPRD sebagai wakilnya rakyat tidak mau ada pemecatan massal, kita harus terus berikhtiar untuk keluar dari jebakan efek sosial ekonomi Covid ini sembari berdoa di bulan mulia ini agar perekonomian kita bangkit," ujar Raden Hari Tjahyono yang juga merupakan politisi PKS ini.