Syafei : Pendidikan Sangat Terdampak Covid, SMPN 59 Akan Menumpang di SDN 19

Diterbitkan oleh Saiful pada Kamis, 15 April 2021 10:41 WIB dengan kategori Batam Pendidikan dan sudah 284 kali ditampilkan

BATAM - DPRD Kota Batam gelar rapat pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bersama Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Dinas Bina Marga (14/04/2021).

Dalam pembahasan LKPJ DInas Pendidikan, disampaikan terkait realisasi pembagungan 3 unit bangunan sekolah yang ada di Batam.

“Covid memang berdampak, tidak terkecuali pendidikan. Hal tersebut bisa dilihat pada belum tuntasnya pembangunan 3 sekolah. Yaitu SMPN 59 Bukit Permata, SMPN 60 Sei Lekop dan SMPN 61 Tg. Buntung”. Ungkap Muhammad Syafei Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Batam yang juga merupakan anggota Pansus LKPJ.

Salah satu dampak dari tidak selesainya pembangunan gedung sekolah sangat terasa di SMPN 59 Bukit Permata.

“baru sekesai 3 ruang kelas dan 1 ruang guru maka pada PPDB 2021 ini siswa yang mendaftar di SMPN 59 masih harus menumpang di gedung SDN 19 Villa Muka Kuning” ujar Syafei.

Selain terkendalanya pembangunan beberapa gedung sekolah, dalam laporan yang disampaikan Dinas Pendidikan diketahui beberapa parameter pencapaian tidak sesuai dengan laporan yang ada. Terdapat beberapa point indikator yang tidak tercapai. Selain itu banyaknya anggaran pembangunan 2020 justru dialokasikan untuk merealisasikan program kerja 2019 yang tidak terealisasi karena pemotongan anggaran.