Bupati Kendal Melihat Lokasi Tambak dan Perkebunan Yang Berpotensi Bisa Dijadikan Tempat Wisata

Diterbitkan oleh Tauhid pada Selasa, 27 April 2021 20:18 WIB dengan kategori Daerah Jawa Tengah dan sudah 134 kali ditampilkan

KENDAL

Bupati Kendal Dico M. Ganinduto, B.Sc melihat lokasi yang dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan Pertambakan, Peternakan dan Perkebunan di daerah Desa Wonosari Kecamatan Patebon, Selasa (27/4/2021).

Dengan luasan lahan 100 Hektar yang saat ini dikelola oleh PT Sumber Tirto Windu, Bupati menerima presentasi bahwa perusahan akan segera mendatangkan teknologi baru yang nantinya akan mengembangkan dunia Perkebunan dengan hasil maksimal.

Pengelola lahan Jhoni mengatakan pihaknya akan mendatangkan teknologi baru berupa green house denganfokus utama komoditas melon, lombok dan bawang merah.

“Sebagai awalan kita fokuskan luasan lahan kurang lebih 4 hektar dengan komoditas melon, lombok dan bawang merah. dimulainya pertanian ini agar limbah dari tambak bisa kita manfaatkan secara maksimal untuk tanaman, sehingga tidak ada yang namanya mubazir,” jelas Jhoni.

Adapun Dico M. Ganinduto menyempatkan berkeliling keseluruh lahan untuk melihat langsung potensi yang memang menjadi unggulan, seperti melihat tambak udang, perkebunan buah naga, sawo dan sirkaya, terkahir menyempatkan melihat tambak ikan kerapu yang dinilai memiliki harga jual tinggi.

Pasca mengelilingi kawasan tersebut Dico M. Ganinduto bahwa pemerintah daerah akan ikut mensupport dan mengharapkan setelah implementasi teknologi baru berhasil diterapkan, dapat melibatkan SDM asli Kendal.

“Pemerintah Daerah tentu akan memberikan dukungan, karena di era 4.0 kita harus bisa mengikuti perubahan zaman dengan teknologi yang ada. tentunya kita berharap dengan implementasi teknologi baru ini akan ada keterlibatan SDM asli Kendal agar bisa menjadi pendorong roda ekonomi masyarakat sekitar,” ungkap Bupati Kendal.

Lebih lanjut setelah berkeliling seluruh area tambak dan perkebunan, Dico M. Ganinduto yang memiliki program tentang destinasi wisata. berencana untuk berkolaborasi menjadikan tujuan wisata.

Diskominfo/Suroto Anto Saputro