Alasan Resettlement Rudenim Makassar Pindahkan Pengunsi Asal Sudan ke Jakarta

Diterbitkan oleh Admin pada Kamis, 17 Juni 2021 11:05 WIB dengan kategori Headline Makassar dan sudah 183 kali ditampilkan

MAKASSAR, -- Rudenim (Rumah Detensi Imigrasi) Makassar lakukan pemindahan Satu keluarga pengungsi asal Sudan ke Jakarta, hari ini setelah sebelumnya bermukim di Kota Makassar.

Kepala Rudenim Makassar Alimuddin Kamis (17/6/2021) mengatakan bahwa pemindahan satu keluarga pengungsi yang terdiri dari pasangan suami isteri dan dua orang anak tersebut atas permohonan dari IOM (Internasional Organization for Migration).

Lanjut dari permohonan Pimpinan IOM area Makassar kami teruskan ke Direktur Pengawasan dan Penindakan, setelah mendapat persetujuan, barulah kami lakukan pemindahan. Ujar Alimuddin.

"Adapun alasan pemindahan untuk memudahkan keluarga tersebut dalam proses resettlement." Tambahnya

Ia menjelaskan resettlement adalah pemukiman kembali pengungsi ke negara pencari suaka, dan sebelum pengungsi tersebut resettlement, maka beberapa proses harus dilalui oleh mereka, seperti pemeriksaan kesehatan dan interview oleh pihak kedutaan negara penerima suaka.

Dirinya kemudian memaparkan alur kronologi pemindahan yang dikawal oleh dua orang petugas rudenim, masing-masing Rudenim Makassar dan Rudenim Jakarta, keempat pengungsi asal Sudan tersebut meninggalkan Makassar, Kamis (17/6) menggunakan Pesawat Garuda Airlines GA 617 pukul 08.23 Wita menuju Jakarta, 

Setiba di Jakarta, petugas mengawal pengungsi ke Kantor Rudenim Jakarta untuk dilakukan serah terima pengawasan dari petugas Rudenim Makassar ke Rudenim Jakarta.

Selanjutnya, satu keluarga pengungsi asal Sudan tersebut dikawal oleh petugas menuju tempat penampungan Paramount Dormitory yang berada di Kota Tangerang.

Saat ini jumlah pengungsi yang telah dipindahkan sebanyak 172 orang, sementara jumlah pengungsi yang berada di bawah pengawasan Rudenim Makassar sebanyak 1.624 jiwa tersebar di 20 titik penampungan di Kota Makassar.

Sementara itu Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan mengatakan bahwa pemindahan pengungsi dapat terlaksana karena keterlibatan beberapa pihak.

"Pemindahan pengungsi ini tidak dapat kami lakukan sendiri melainkan harus melibatkan Direktorat Jenderal Imigrasi, UNHCR dan IOM," tegas Dodi.

Ia berharap pemindahan pengungsi dari Kota Makassar dapat dilakukan sesering mungkin, sehingga jumlah pengungsi semakin berkurang.

"Kami berharap agar pemindahan dari Makassar baik itu ke negara lain maupun ke tempat lain di wilayah Indonesia dapat dilakukan sesering mungkin agar jumlah pengungsi di sini semakin berkurang sehingga risikopun juga semakin berkurang" pungkasnya. (*/)