Kepri Jadi Pintu Masuk Peredaran Narkoba Raden Hari Prihatin

Diterbitkan oleh Saiful pada Ahad, 27 Juni 2021 05:05 WIB dengan kategori Batam Headline dan sudah 87 kali ditampilkan

BATAM - Sempena hari anti narkoba international yang jatuh pada hari ini Sabtu (26/06/2021) Wakil Ketua II DPRD Kepulauan Riau Raden Hari Tjahyono mengaku prihatin Kepulauan Riau menjadi salah satu pintu masuk peredaran Narkoba. 

"Hari anti narkoba international ini harusnya menjadi renungan kita semua bahwa Narkoba merusak generasi bangsa dan saya prihati Kepri menjadi salah satu pintu masuk peredarannya, semoga ini menjadi perhatian serius," kata Raden Hari Tjahyono. 

Ditambahkannya, kendati Pandemi Covid 19 ini kasus Narkoba tidak menampakkan tren menurun bahkan cenderung naik sesuai yang diberitakan diberbagai media. 
Jika merujuk data BNN sepanjang tahun 2020 Polri berhasil mengumpulkan barang bukti 50,1 ton ganja, 5,53 ton sabu, 
737.3884 butir ekstasi, 41.765 gram heroin, 330 gram kokaiin dan 104.321 gram tembakau ganja.

"Kita prihatin di tengah kondisi Pandemi saat ini juga, kejahatan dan peredaran Narkoba terus terungkap, kita berharap ditengah kondisi Pandemi saat ini Polri bisa menekan kasus ini dan mencari jalan keluarnya karena trendnya terus meningkat," kata Raden Hari Tjahyono.

Selain itu Raden Hari Tjahyono juga berharap ini menjadi perhatian juga bagi kepala daerah di Kepri baik itu bupati, walikota maupun gubernur.

"Apalah artinya kita membangun sarana prasarana fisik, sementara SDM yang akan mengisi masa depan Kepri hancur dibuat Narkoba, spirit hari narkoba ini harusnya jadi momentum kita semua untuk membuat desain pencegahan peredarannya dan membangun kesadaran masyarakat untuk hidup lebih sehat lagi," tutup Raden Hari Tjahyono.