Dituding Oknum LSM GMBI Pelaku Asusila Ketua Wilter : Kami Akan Proses Pemberitaan ke Ranah Hukum

Diterbitkan oleh Admin pada Selasa, 13 Juli 2021 08:27 WIB dengan kategori Headline Makassar dan sudah 178 kali ditampilkan

MAKASSAR, -- Ketua WILTER LSM GMBI mengeluarkan statemen dan tidak terima atas pemberitaan yang selama ini beredar mengatas namakan Oknum GMBI ditahan dengan kasus asusila

Pemberitaan di media online tersebut beredar asas dugaan tindak pidana Asusila yang dilakukan oleh oknum inisial R yang diamankan jajaran polres pelabuhan dan dirilis pada senin 12 Juli 2021, oknum tersebut bukan lagi Anggota LSM GMBI.

Diketahui Statement sejak 12 July 2021 dan kami rutin hadir di Polres Pelabuhan tempat penahanan pelaku Inisial (R), untuk melakukan klarifikasi bahwa yang bersangkutan bukan lagi dari LSM GMBI.

"Oknum tersebut bukanlah anggota LSM GMBI lagi karena sudah dipecat, berdasarkan Surat Pemecatan yang kami sampaikan pada 12 July 2021 ke pihak Polres Pelabuhan." Ungkap Drs, Sadikin Ketua Wilter LSM GMBI Sulsel.

Bahkan Ketua LSM GMBI Wilter Sulsel Drs. Sadikin Saat di Polres pelabuhan juga memberi Statement bahwa LSM GMBI punya syarat dan ketentuan saat ingin bergabung dan menjalankan roda kelembagaan.

Ada 4 (empat) hal yang tidak akan pernah di tolerir dan tanpa syarat, jika ingin bergabung di LSM GMBI yaitu

  1. Dilarang Judi dan sejenisnya
  2. Dilarang Asusila dan Sejenisnya
  3. Dilarang Minum Minuman beralkohol dan sejenisnya
  4. Dilarang Narkoba dan sejenisnya.

“4 hal tersebut merupakan vital yang sangat perlu di perhatikan setiap calon anggota jika ingin masuk LSM GMBI bahkan merupakan AD/ART dan harga mati bagi Kita di LSM GMBI." Papar Sadikin selaku Ketua Wilter LSM GMBI Sulsel.

Siapa saja anggota GMBI yang melanggar hal tersebut kami akan langsung tegas untuk mengambil keputusan dan tidak dapat di tolerir. Tambahnya

Kami sangat merasa dan terpukul dengan adanya pemberitaan di media yang membawa nama Lembaga GMBI hal tersebut sangat mencedarai insan kami serta nama baik kami telah dicemarkan, terkhusus pada keluarga besar LSM GMBI Sulawesi Selatan dan seluruh Indonesia.

Maka dari itu kami minta kepada awak media yang bersangkutan untuk mengklarifikasi kembali pemberitaan dengan jangka waktu 1 x 24 jam, agar tidak terjadi sengketa profesi

"Apabila tidak ada diklarifikasi kami tentu akan menempuh jalur hukum yang sesuai dengan Protap.Tutupnya (Jfr/**)