Sambang Bansos dan GKB Dipantau Dunia

Diterbitkan oleh Sholeh pada Kamis, 29 Juli 2021 09:11 WIB dengan kategori Headline dan sudah 139 kali ditampilkan

BREBES - Pemerintah Kabupaten Brebes sebagai anggota Open Government Partnership (OGP) Local, Rabu (27/7) men-Submit atau mendaftarkan secara online dua dokumen Rencana Aksi/Action Plan Local Open Government Patnership Brebes. Dua dokumen yang didaftarkan yakni kegiatan Sambang Bansos dan Gerakan Kembali Bersekolah (GKB). Dengan demikian dua kegiatan tersebut bisa dimonitor dan diketahui dunia.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH menjelaskan, GKB merupakan program kerjasama antara Baperlitbangda, Dindikpora, Dinpermades dan Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP). 

Lewat advokasi FMPP, dilakukan pemberian bantuan kepada Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Orang Dewasa Tidak Sekolah (ODTS) untuk Kembali Bersekolah. Sedangkan Pemerintah Kabupaten Brebes memberikan dukungan anggaran dan fasilitas pendidikan di sekolah formal dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang menampung ATS dan ODTS untuk kembali bersekolah. 

Lanjut Idza, bersama LSM Gerakan Pemberantasan Korupsi (Gebrak) Brebes, Pemkab berupaya menyediakan data kesejahteraan yang akuntabel melalui program sambang bansos. “Program ini merupakan upaya untuk mengintegrasikan data penerima bantuan sosial sehingga bantuan sosial dapat tersalurkan kepada penerima yang tepat,” ujar Idza.

Idza menambahkan, prinsip OGP Lokal mengedepankan transparansi, partisipasi, akuntabilitas, dan inklusifitas yang sangat relevan dengan misi pembangunan Kabupaten Brebes. Dimana Pemkab Brebes berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih baik serta penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan efisien.

Dalam program GKB dan Sambang Bansos, Pemkab melibatkan FMPP, Gebrak, media, swasta, dan masyarakat Brebes yang berada di luar daerah. 

Pihaknya juga mendorong keterlibatan kelompok penyandang disabilitas, kelompok perempuan, dan forum anak untuk terlibat aktif di dalamnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Baperlitbangda Drs Edy Kusmartono Msi, Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP), LSM Gebrak, dan beberapa perwakilan OPD terkait.