Berbagi Kebaikan di Bulan Muharram, DT Peduli Batam Borong Dagangan Sayur Bu Ida
BATAM-Bu Ida, seorang pedagang sayur keliling yang sudah lama berjualan. Dari satu rumah ke rumah lainnya, Bu Ida menawarkan dagangannya setiap pagi setelah shubuh. Bu Ida saat ini menjadi tulang punggung bagi ketiga anak serta keluarganya.
Sang suami telah kehilangan pekerjaannya selama pandemi ini. Sebelum pandemi, sang suami bekerja disuatu perusahaan. Namun semenjak pandemi Covid-19 melanda, suami Bu Ida di PHK dan tidak memiliki pekerjaan lagi. Anak-anak bu Ida masih sekolah dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Hal inilah yang membuat Bu Ida harus banting tulang dengan berdagang sayur keliling.
Sayur-sayuran yang dijual Bu Ida merupakan hasil panen tetangganya yang memiliki kebun. Hasil dari yang Bu Ida jual akan dibagi juga kepada tetangganya. Bu Ida tinggal di Rumah Liar yang berdindingkan kayu. Setiap harinya bu Ida hanya mendapatkan pemasukan sedikit karena pandemi ini.
Dalam program Peduli Negeri Muharram, DT Peduli Batam memborong semua dagangan sayur yang dimiliki Bu Ida. Saat ditemui, Bu Ida sedang menunggu pembeli dan membereskan semua dagangannya bersiap untuk berjualan keliling.
Menggunakan gerobak sayur sedang, Bu Ida berjalan kaki menuju tempat biasa ia berkeliling. Bu Ida tak memiliki kendaraan yang dapat membawa semua dagangannya. Bu Ida mengatakan harus kerja keras untuk membayar keperluan sekolah anak-anaknya.
Saat ini anak-anak sekolah sudah mulai belajar tatap muka. Kebutuhan mulai dari sepatu, seragam dan alat tulis lainnya harus dibeli Bu Ida untuk ketiga anak-anaknya tersebut.
Senin, 23 Agustus 2021-Tim DT Peduli Batam menyalurkan titipan dari para donatur melalui program borong dagangan. Tim DT Peduli Batam memborong semua dagangan sayur Bu Ida. Yang nantinya hasil borong dagangan ini, Untuk memenuhi kebutuhan biaya sekolah anak-anak Bu Ida.
"Alhamdulillah Allah masih memberikan saya rezeki melalui DT Peduli Batam. Apalagi akhir-akhir ini setiap pagi selalu hujan. Terkadang saya tak bisa berjualan karena terjebak hujan. Terimakasih Tim DT Peduli Batam dan para donatur semoga semuanya berkah dan bermanfaat." Ucap Bu Ida pedagang sayur keliling di sela-sela ceritanya. (Wulan)



