Sukses di Kompetisi Sains Tingkat Smp/Mts, Ruangguru Kembali Gelar Liga Ruangguru 2021

Diterbitkan oleh Admin pada Jumat, 29 Oktober 2021 20:08 WIB dengan kategori Jakarta Pendidikan dan sudah 113 kali ditampilkan

Jakarta, - Ruangguru, perusahaan teknologi pendidikan terbesar di Asia Tenggara, telah sukses menyelenggarakan Kompetisi Sains Ruangguru (KSR) untuk jenjang SMP/MTs menyusul KSR jenjang SMA/MA yang telah sukses digelar pada bulan Agustus lalu. 

KSR merupakan sebuah kompetisi sains berskala nasional di Indonesia, bertujuan sebagai wadah
pengasahan minat dan pengukuran potensi untuk mencetak siswa/siswi tangguh dan berprestasi di
bidang sains dari seluruh Indonesia. KSR SMP/MTs 2021 digelar pada bulan September hingga
Oktober 2021, dan Ruangguru kembali berkolaborasi dengan Juri Kompetisi Sains Nasional dan Tim
Olimpiade Nasional untuk 3 bidang mata pelajaran, yakni Matematika, IPA, dan IPS.

Anggini Setiawan, Head of Corporate Communication Ruangguru, Kamis (28/10/2021) kemarin mengatakan, bahwa SR SMP/MTs 2021 merupakan wadah yang bermanfaat untuk mengasah bakat dan kemampuan sains pelajar Indonesia sedari dini.

Kompetisi ini juga dapat turut mempersiapkan mereka untuk berlaga di jenjang lebih tinggi seperti The International Junior Science Olympiad (IJSO). KSR SMP/MTs perdana ini menarik minat 12.010 pelajar SMP/MTs dari 3.448 sekolah di seluruh penjuru
Indonesia dan partisipasi para pelajar memberikan temuan dan wawasan variabel yang mungkin mempengaruhi performa mereka di kompetisi ini, seperti tingkat penetrasi internet, PDRBk (Produk
Domestik Regional Bruto per kapita), serta rasio guru dan tingkat kompetensinya. Harapnya

Lanjut Setelah sukses mengadakan KSR untuk jenjang SMA/MA dan SMP/MTs, Ruangguru mengidentifikasi beberapa variabel yang mungkin relevan dengan performa siswa, antara lain:

  1. Nilai Uji Kompetensi Guru (UKG). Ada korelasi positif antara provinsi dengan UKG di atas rata-rata nasional dengan indeks nilai yang diraih oleh peserta KSR SMP/MTs. Berdasarkan UKG 2015, standar UKG nasional berada di angka 55, dengan rata-rata nasional di angka 53.
  2. Rasio guru terhadap siswa. Rasio guru dibanding siswa kerap dianggap berkontribusi terhadap kualitas pendidikan, namun data KSR tidak menunjukkan hal tersebut.
  3. Rasio guru di sekolah. Terlepas dari beberapa anomali, ditemukan ada sedikit korelasi antara rasio guru di sekolah dengan indeks nilai yang diraih oleh peserta KSR SMP/MTs.
  4. 4. Tingkat penetrasi internet. Ada korelasi positif antara provinsi dengan tingkat penetrasi internet di atas rata - rata nasional dengan indeks nilai yang diraih oleh peserta KSR SMP/MTs. Namun, tingkat penetrasi internet tinggi tidak selalu menjamin indeks nilai tinggi, tetapi tingkat penetrasi internet rendah cenderung menyebabkan nilai indeks di bawah rata-rata nasional.
  5. Produk Domestik Regional Bruto per kapita (PDRBk). Walaupun faktor ekonomi kerap dianggap berkontribusi terhadap pendidikan, namun data KSR tidak menunjukkan hal tersebut.
  6. Persentase sekolah swasta per provinsi. Meski ada beberapa anomali, ada indikasi bahwa persentase sekolah swasta memiliki korelasi positif dengan indeks nilai yang diraih oleh peserta KSR SMP/MTs.

Ruangguru menyadari bahwa kompetisi dapat menjadi wadah efektif untuk mengasah kemampuan
pelajar muda di Indonesia. Mengambil momentum Hari Sumpah Pemuda, Ruangguru meluncurkan
Liga Ruangguru, kompetisi pelajar berskala nasional yang dapat diikuti oleh pelajar dari jenjang SD,
SMP, dan SMA (sederajat).

Liga Ruangguru meliputi berbagai bidang pelajaran akademik dan non - akademik, termasuk Bahasa Inggris, kreasi konten media sosial, kesenian, dan mobile gaming.