Pecat Semua Guru Honorer, Kepsek. Maryati Kadir Dinilai Kembali Berulah

Diterbitkan oleh Saiful pada Senin, 1 November 2021 07:09 WIB dengan kategori Daerah Pendidikan Maluku dan sudah 537 kali ditampilkan

LABUHA -  Plt Kepsek SMA N 2 Halmahera Selatan, Maluku Utara, Maryati Kadir, S, Pd, Kembali membuat masalah baru dengan rencana memecat semua Guru Honorer, SMA N 2 Halmahera Selatan, Hingga kembali terancam mogok.

Sekolah SMA N 2 Halmahera Selatan di hantui dengan beragam polemik antara Plt Kepsek Maryati Kadir, S, Pd dengan Guru-Guru PNS dan Honorer, Pasalnya dalam pertemuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara di SMA N 2 Halmahera Selatan, Bersama Guru-Guru dan Plt Kepsek Maryati Kadir, S, Pd, belum ada penyelesaian.

Sikap Plt Kepsek Maryati Kadir, S, Pd saat ini di nilai sangat arogan dan tidak memiliki pri kemanusiaa, pasalnya belum ada penyelesaian dalam pertemuan antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, dengan Guru-Guru bersama Plt Kepsek di Sekolah SMA N 2 Halmahera Selatan, pada hari Rabu tanggal 27 0ktober 2021, Pukul 08:00 Wit, di Ruangan SMA N 2 Halmahera Selatan, Kini Plt Kepsek melakukan tindakan dengan akan memecat Guru-Guru Honorer.

Padahal dalam pertemuan tersebut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan jangka waktu satu Minggu untuk menyelesaikan polemik yang terjadi di SMA N 2 Halmahera Selatan. Tetapi langkah Plt Kepsek hari ini telah menyalahi ketentuan waktu yang di berikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Untuk menyelesaikan Polemik tersebut.

Menurut Guru PNS dan Guru Honorer SMA N 2 Halmahera Selatan, dalam pertemuan tersebut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, memberikan jangka waktu satu Minggu untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di SMA N 2 Halmahera Selatan, tetapi hari ini Plt Kepsek mengambil langkah dengan akan memecat Guru-Guru Honorer, baik Honorer Daerah (Honda) maupun Honorer Sekolah.

Langkah Plt Kepsek saat ini dengan akan memecat Guru-Guru Honorer saat ini telah menyalahi ketentuan yang di berikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, yang di berikan batasan waktu satu Minggu untuk menyelesaikan polemik tersebut.

Plt Kepsek Maryati Kadir S, Pd, mengambil langkah dengan akan memecat Guru-Guru Honorer di Sekolah SMA N 2 Halmahera Selatan, dengan memangil beberapa Guru yang bekerja di Sekolah lain untuk mengantikan Guru-Guru Honorer di SMA N 2 Halmahera Selatan, tetapi sampai saat ini beberapa Guru-Guru yang di panggil Plt Kepsek Maryati Kadir S, Pd, tidak bersedia untuk bergabung menjadi tenaga pengajar di SMA N 2 Halmahera Selatan.

Salah satu Guru yang di panggil Plt Kepsek Maryati Kadir, S, Pd, untuk menjadi tenaga pengajar di SMA N 2 Halmahera Selatan mengantikan Guru-Guru Honorer, yang tidak mau di Publis Namanya: iya mengatakan bahwa saya di panggil ibu Plt Kepsek Maryati Kadir, Untuk menjadi tenaga pengajar di Sekolah SMA N 2 Halmahera Selatan, tetapi saya tidak menyetujui pangilan dari ibu Plt Kepsek Maryati Kadir, karena saya sudah menjadi tenaga pengajar di sekolah lain dan tidak akan mau menjadi tenaga pengajar di Sekolah SMA N 2 Halmahera Selatan, karena saat ini SMA N 2 Halmahera Selatan dalam keadaan bermasalah.

Sementara itu seorang Guru PNS yang tidak mau di Publis Namanya: iya mengatakan bahwa saya di konfirmasi oleh Plt Kepsek Maryati Kadir, Untuk Menjadi tenaga pengajar di Sekolah SMA N 2 Halmahera Selatan, Dan Kata Plt Kepsek Maryati Kadir, Bahwa beliau akan mengurus SK pindah saya ke Sekolah SMA 2 Halmahera Selatan itu hanya dengan waktu Semenit, Tetapi saya juga tidak mau dan menolak permintaan dari Ibu Plt kepsek Maryati Kadir.

Namun lebih anehnya lagi sikap Plt Kepsek Maryati Kadir, S, Pd,  lebih tidak manusiawi dan bertindak seperti Sekolah SMA N 2 Halmahera Selatan seperti Rumah Pribadinya, karena Plt Kepsek Maryati Kadir, S,…