Jelang Relokasi Pasar Weleri, Bupati Dico Berikan Solusi Terbaik

Diterbitkan oleh Suroto pada Sabtu, 11 Desember 2021 14:47 WIB dengan kategori Headline Jawa Tengah dan sudah 479 kali ditampilkan

KENDAL - JATENG

Pemerintah Kabupaten Kendal terus berupaya memberikan solusi-solusi yang terbaik agar Pasar Weleri bisa segera diselesaikan, dan kembali menjadi pusat perekonomian Kabupaten Kendal.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Kendal Dico M. Ganinduto, B.Sc saat memberikan pengarahan dalam acara Rapat Koordinasi Pengamanan Wilayah Dalam Rangka Relokasi Pasar Weleri, Jumat (10/12/2021) bertempat di Ruang Ngesti Widdhi Pemerintah Kabupaten Kendal.

"Kami terus berupaya keras menyediakan relokasi pasar yang nyaman bagi para pedagang Pasar Weleri, karena mereka akan menempati pasar sementara di lokasi yang bersamaan, tidak dipisah-pisahkan antara yang satu dengan yang lainnya," tutur Bupati Dico dalam kegiatan tersebut, yang juga dihadiri Wakil Bupati Kendal, Sekda Kendal, Forkopimda dan instansi terkait lainnya.

Bupati juga menyampaikan, bahwa relokasi Pasar Weleri sudah diputuskan berlokasi di Terminal Bahurekso Kendal, karena mampu menampung 2000 lebih pedagang di lokasi yang sama.

Ia juga menjelaskan, bahwa pembangunan relokasi pasar weleri banyak tantangan, namun informasi dari Kepala Dinas Perdagangan InsaAllah pada tanggal 15 Desember ini akan bisa diselesaikan, tentunya dengan fasilitas-fasilitas seperti buangan air, listrik dan lain sebagainya.

"Kemarin sudah menerima audensi dari Paguyuban Pasar Weleri dan sudah kita sepakati bersama bahwa 100 persen pedagang Pasar Weleri ini akan pindah ke relokasi di Terminal Bahurekso, maka karena ini permintaan dari para pedagang, saya minta kepada Forkopimda untuk bersama-sama memantau agar relokasi bisa berjalan dengan lancar," pinta Bupati Kendal.

Menurut Bupati, selain menjadi keinginan para pedagang untuk pindah ke relokasi pasar, aktifitas para pedagang yang berjualan di sebelah pasar ini juga dikeluhkan oleh PT. KAI, karena mengganggu aktivitas jalan menuju Stasiun Kereta Api Weleri.

"Maka dari itu, dengan semangat yang sama untuk membangun Kendal yang lebih baik, tentunya relokasi pasar ini bisa berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama," harap Bupati Dico.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga meminta kepada Sekda Moh Toha, Kepala Disperindag dan teman-teman Forkopimcam untuk bisa mensuport prosesnya relokasi pasar, agar bisa berjalan maksimal dan lancar. Salah satunya hal yang menjadi prioritas utama adalah memastikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar keberadaan relokasi Pasar Weleri, dan meminta kepada para ASN di sekitarnya untuk berbelanja di sana, agar relokasi tetap ramai pengunjung.

"Saya juga meminta kerjasamanya kepada Paguyuban Pasar Weleri untuk menyepakati bersama apa yang menjadi keputusan Pemerintah Kabupaten Kendal, karena setelah 100 pesen pedagang pindah ke relokasi, maka Pasar Weleri yang terbakar akan kami tutup, agar dikaji kembali dan segara bisa kembali dibangun dengan kualitas yang lebih baik, sehingga perekonomian pedagang dan masyarakat bisa menjadi lebih meningkat, dan kembali menjadi pusat perekonomian Kabupaten Kendal," pungkas Bupati Kendal.

Sementara itu, Wakil Bupati Kendal H Windu Suko Basuki, S.H dalam kesempatan itu meminta kepada seluruh instansi terkait, terutama Dinas Perdagangan bisa meyakinkan kepada para pedagang, karena apa yang dilakukan oleh Pemerintah ini adalah demi kebaikan para pedagang.

Wabub juga meminta pada saat pelaksanaan perpindahan relokasi Pasar Weleri ini bisa sesuai rencana, dan diharapkan tidak ada gesekan sedikit pun dari pihak pedagang, sehingga kondosivitas benar-benar bisa terjaga dengan baik.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay menyampaikan, ada 2056 pedagang yang akan direlokasi di Terminal Bahurekso Kendal, dan penempatanya sudah disesuaikan seperti di Pasar Weleri.

Ferinando mengungkapkan, terkait dengan perpindahan pedagang kerelolasi Pasar Weleri dimulai tanggal 20 Desember, dan akan dilauching tanggal 28 Desember 2021.

Suroto Anto Saputro