Vegas Bistro dan Karaoke Digrebek BNNK Asahan Kuat Dugaan jadi Sarang Narkoba

Diterbitkan oleh Admin pada Kamis, 27 Januari 2022 17:15 WIB dengan kategori Daerah Headline dan sudah 5.147 kali ditampilkan

ASAHAN - Tempat Hiburan Malam kerap menjadi tempat yang rentan akan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Mengingat hal tersebut, guna menekan dan antisipasi terjadinya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di tempat hiburan malam dan BNNK Kabupaten Asahan berupaya mempersempit ruang gerak pelaku-pelaku peredaran gelap narkoba dengan melaksanakan kegiatan Penertiban/sweeping Di Vegas Bistro dan Karaoke Graha Indah jalan Abdi Setia Bakti Terminal Kisaran Kamis Subuh (27/01/2022) sekira pukul 02.00 wib.

Salah satu pengawai BNNK Asahan yang namanya tidak mau disebutkan Kamis siang (27/01/2022) sekira pukul 14.30 wib mengakui ikut dalam Razia yang dilakukan pihak BNNK Asahan tetapi tidak mengetauhi hasil dari penangkapan tersebut," saya memang ikut dalam pengrebekan itu tapi aku terus terang tidak tau apa aja barang bukti yang ditemukan oleh pihak BNNK Asahan, Kalaupun abang mau lebih jelas lagi kronolis dari penangkapan itu, langsung aja ditanya Dengan Bagian Humas," katanya dengan wajah tersenyum.

Dari Informasi yang diperoleh wartawan ini kamis siang Pengrebekan Vegas Bistro dan Karaoke tersebut dilakukan secara mendadak kedatangan petugas sempat membuat pengujung Vegas Bistro dan Karaoke Kocar kacir untuk menyelamatkan diri namun tidak disangka tempat tersebut sudah sempat dikepung oleh pihak BNNK Asahan, tidak hanya memeriksa ruangan Vegas Bistro dan Karaoke
petugas juga memeriksa kartu identitas para pengujung, selain itu juga petugas langsung melakukan tes urine ditempat terhadap mereka.

Dari hasil tes urine yang dilakukan 7 wanita dan 16 pria, pengunjung Vegas Bistro dan Karaoke langsung diamankan dan diboyong petugas kekantor BNNK asahan karena positif mengunakan narkoba, namun sangat disayangkan sampai berita ini ditulis pihak BNNK Asahan terkesan menutupi tindakan razia yang mereka lakukan, mereka tidak melarang pihak wartawan untuk mempublikasikan razia tersebut".(fra)