Wakil Bupati Kendal Sidak dan Berdiskusi Santai di Pasar Relokasi Weleri

Diterbitkan oleh Suroto pada Senin, 7 Februari 2022 18:17 WIB dengan kategori Headline Jawa Tengah dan sudah 727 kali ditampilkan

KENDAL - JATENG 

Mendengar keluh kesah para pedagang pasar yang sedang mengalami permasalahan terkait pengelolaan relokasi yang masih semrawut membuat Wakil Bupati tergerak hatinya untuk melakukan sidak langsung di Terminal Bahurekso Kendal,  Senin 7/2/2022. 

Wakil Bupati Kendal yang populer dipanggil Pakde Bas sengaja ketemu langsung dengan para pedagang pasar untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhannya.

Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki bersama Kadisperindag Ferry beserta jajarannya, Camat Weleri Marwoto dan para pedagang Pasar relokasi Weleri menggelar diskusi santai agar permasalahan bisa diselesaikan dengan kekeluargaan.

Adapun keluhan salah satu pedagang sembako dan sayuran, yang bernama Rohadi  warga penyangkringan mengungkapkan, saya yang sudah 1,5 bulan berjualan disini, namun penghasilan masih 0 kadang nombok, ditambah ada  pungutan liar yang tidak jelas, ungkap Rohadi

Salah satu contoh saya jualan disini sudah 1,5 bulan tapi penghasilan masih sangat minim ditambah banyak pengeluaran seperti parkir, listrik 2 ribu dan pungutan sebesar 5 ribu, belum lagi pedagang grosir tempatnya didepan dan melayani pembeli eceran, kami pedagang eceran tidak kebagian rezeki.

"Rohadi juga meminta kepada Pemerintah kabupaten Kendal agar semua pedagang pasar Weleri 1 harus jadi satu berkumpul disini secepatnya, supaya pasar relokasi ini bisa berjalan dengan baik, "imbuhnya.

Sumiati salah satu pedagang pasar yang tidak memiliki kartu kuning juga mengeluhkan kepada Pakde Bas " kami ini ada 50 orang pedagang sebetulnya sudah siap untuk pindah akan tetapi kami terkendala tidak punya kartu kuning, sehingga kami tidak diberi tempat jualan disini, tetapi kami juga tidak boleh berjualan di pasar Weleri 2, terus kami harus berjualan dimana, " tanya Sumiati kepada Wakil Bupati.

Dalam sambutannya Kadisperindag Fery Bone mengatakan,  mulai hari ini yang masuk ke pasar Weleri relokasi  gratis parkir dan untuk para pedagang gratis listrik selama 3 bulan kedepan, untuk listrik nanti yang bayar Pemda, kata Fery Bone.

Sementara Wakil Bupati Kendal  menyampaikan, untuk kedepannya saya akan menghapus premanise atau pungli yang dilakukan oleh oknum kelompok tertentu, agar para pedagang pasar bisa berjualan dengan nyaman dan ramai. Pemerintah Kabupaten Kendal juga akan menghimbau ASN untuk berbelanja di pasar Weleri relokasi,  saya atas nama pribadi dan Pemerintah akan selalu mendampingi atau dipihak masyarakat khususnya para pedagang pasar relokasi Weleri, ucap Wakil Bupati.

"Selain menertibkan pungutan liar Wakil Bupati akan memberi kemudahan untuk pedagang pasar yang tidak mempunyai kartu kuning untuk segera diakomodir agar bisa berjualan di pasar Weleri Relokasi. 

"Diakhir diskusi santai Wakil Bupati Kendal juga menegaskan " Saya akan terus mengamati dan mengawal secara langsung perkembangan  pasar Weleri relokasi agar para Pedagang dapat berjualan dengan nyaman,  "tegasnya.

Suroto Anto Saputro