Pilot Project Kosabangsa 2022: FT UMRAH Lakukan Instalasi Motor Listrik Bertenaga Surya untuk Kapal Wisata di Desa Pengudang

Diterbitkan oleh Saiful pada Ahad, 13 November 2022 12:17 WIB dengan kategori Pendidikan Suara Mahasiswa Tanjungpinang dan sudah 75 kali ditampilkan

Oleh: Trinanda

TANJUNGPINANG - Kolaborasi Sosial Masyarakat (Kosabangsa) adalah sebuah Pilot Project dalam bentuk hibah pengabdian yang didanai oleh DRTPM KEMENDIKBUD-RISTEK, Tim Kosabangsa Fakultas Teknik Universitas Maritim Raja Ali Haji bersama Tim Pendamping Universitas Riau melaksanakan Instalasi Motor Listrik di kapal wisata, kegiatan dilaksanakan di desa Pengudang, Sabtu (13/11).

Hadir saat Instalasi Motor Listrik di Kapal Wisata, Ir. Sapta Nugraha, S.T., M.Eng selaku ketua Tim pelaksana pilot project Kosabangsa, Dr. Padil. S.T., MT sebagai Ketua Tim Pendamping dari Universitas Riau, para anggota tim pelaksana, mahasiswa UMRAH, dan Iwan Winarto selaku Ketua komunitas Pengudang Bintan Mangrove.

Instalasi Motor Listrik di Kapal Wisata adalah salah satu solusi yang ditawarkan oleh Tim Pelaksana yaitu Fakultas Teknik UMRAH dalam pilot project Kosabangsa, solusi ini ditawarkan untuk mendukung konsep ekowisata yang diusulkan di Desa Pengudang dengan cara menggunakan Mesin motor listrik dengan daya yang berasal dari baterai dan dapat diisi ulang dengan panel surya yang telah terpasang di kapal wisata.

Kapal wisata yang sebelumnya masih menggunakan bahan bakar fossil fuel yang dapat menghasilkan polusi untuk ekosistem mangrove, sehingga digunakan alternatif sumber daya energi baru terbarukan yang menggunakan mesin listrik dengan daya tempuh maksimal 2 (dua) jam, implementasi motor listrik ini akan mengurangi polusi udara dan polusi suara ketika kapal wisata membawa turis berwisata di mangrove.

Ketua Komunitas Pengudang Bintan Mangrove Iwan Winarto ketika diwawancara menyampaikan rasa terima kasih kepada TIm Pelaksana pilot project Kosabangsa. Beliau berharap penggunaan alternatif sumber daya Energi Baru Terbarukan ini dapat terus ditingkatkan di Desa Pengudang untuk mendukung konsep ekowisata di desa tersebut.

“Alhamdulillah ya setelah minggu kemarin kita melaksanakan pelatihan instalasi listrik panel surya, hari ini kita melakukan pemasangan mesin kapal wisata mudah-mudahan alat-alat yang dipasangkan ini awet dan dapat bermanfaat bagi kami masyarakat Desa Pengudang terutama yang terlibat dalam menjalankan ekowisata” sampai Iwan.

Senada dengan itu Ketua Tim Pelaksana  pilot project Kosabangsa FT UMRAH 2022, Pak Sapta mengungkapkan bahwa Instalasi Motor Listrik di Perahu Wisata merupakan salah satu dari 4 (empat) solusi yang ditawarkan oleh FT UMRAH dalam pilot project ini, Beliau menyampaikan dalam waktu dekat akan ada beberapa rangkaian kegiatan yang akan dilakukan sebagai finisher dari solusi-solusi yang telah ditawarkan.

“Instalasi Motor Listrik di Kapal Wisata ini adalah solusi kedua yang telah kami selesaikan setelah beberapa waktu yang lalu kami melakukan instalasi charging station dan solar panel di Istana Jendela Dunia Pak Madun, dalam waktu dekat akan ada beberapa rangkaian kegiatan lainnya sebagai bentuk penyelesaian dari masalah-masalah yang telah kami dapat dan diskusikan bersama mitra sasaran” ungkap Pak Sapta.

Masih sambungnya “Tadi selepas diinstall di Kapal Wisata mesin baru ini langsung kami uji beban dan tarikan, alhamdulillah semua lancar dan seperti yang kami perkirakan, jadi kapal ini memiliki daya tempuh dalam keadaan baterai penuh maksimal 2 (dua) jam perjalanan dengan polusi udara dan suara yang minimal.” Tutup beliau.