Komisi Informasi Jateng Apresiasi Pemkab Tegal

Diterbitkan oleh Achmad Sholeh pada Kamis, 17 November 2022 12:08 WIB dengan kategori Headline dan sudah 62 kali ditampilkan

TEGAL - Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah Sosiawan  sangat mengapresiasi langkah dan upaya Pemerintah Kabupaten Tegal  menyelenggarakan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Award antar Perangkat Daerah Tahun 2022.

Sosiawan mengatakan hal tersebut seusai menjadi Tim Panelis Uji Publik KIP Award Kabupaten Tegal di Gedung Amarta Setda Rabu. 16 Nopember 2022.

KIP Award diikuti seluruh Perangkat Daerah Kabupaten Tegal dan yang masuk tahap uji publik sebanyak 14 Perangkat Daerah. 

Tim Panelis uji publik terdiri Sekretaris Daerah diwakili Asisten Sekda Bidang Administrasi Fakihhurohim, Ketua Komisi Informasi Jateng Sosiawan dan Dosen Fakultas Hukum  UPS Tegal Siswanto. 

Menurut Sosiawan,  kegiatan ini merupakan sebuah inisiasi program yang sangat baik untuk meningkatkan kinerja keterbukaan informasi publik bagi seluruh badan publik terutama OPD dan termasuk di dalamnya pemerintah Kecamatan yang ada di Kabupaten Tegal. 

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi kabupaten-kabupaten lain untuk menyelenggarakan hal serupa sehingga langkah ini mampu menjadi daya dorong dan daya dukung yang kuat  bagi seluruh badan publik pemerintahan kabupaten/kota di seluruh Jawa Tengah agar menjadi informatif dan menuju tata kelola pemerintahan yang baik atau good governments melalui keterbukaan atau transparansi informasi.

Ditambahkan, untuk mencapai good government ada syaratnya yaitu syarat utama  keterbukaan, kedua akuntabilitas, ketiga partisipatif dan demokratis serta  terciptanya rule of law di seluruh lingkungan Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tegal Nurhayati mengatakan, KIP Award 2022  ini merupakan kali kedua diselenggarakan Pemkab  Tegal dan akan terus di laksanakan setiap tahun untuk mewujudkan Pemkab Tegal dan seluruh perangkat daerah nya menjadi Badan Publik yang Informatif. 

"Setiap tahun akan ditingkatkan penyelenggaraan,  indikator dan kualitas penilaiannya", tandas Nurhayati.