Setelah Cuti Lebaran, Bupati Tegal Sidak Pelayanan Publik

Diterbitkan oleh Achmad Sholeh pada Rabu, 26 April 2023 21:45 WIB dengan kategori Headline dan sudah 468 kali ditampilkan

TEGAL - Bupati Tegal Umi Azizah mengawali hari pertama setelah cuti lebaran langsung adakan peninjauan atau sidak ke beberapa kantor pelayanan masyarakat pada Rabu (26/04/2023) pagi.

Sasaran pertama, Bupati sidak di kantor mall pelayanan publik (MPP Satya Dahayu). Ditempat ini Bupati mengecek  berfungsinya mesin antrian pengunjung (customer). Meskipun mesin antrian  berfungsi, tetapi nomor antrian masih antrian kumulatif seluruh meja pelayanan.

Umi berharap kepada Kepala Dinas PMTSP agar mesin antrian bisa menunjukkan nomor antrian masing–masing pelayanan bukan akumulasi, sehingga masing-masing customer bisa memastikan nomor urut dilayani.

” Secara umum masing masing dinas sudah siap memberikan layanan pada hari 1 masuk kerja,” kata Umi.

Selanjutnya Bupati sidak ke pelayanan Dinas Dukcapil. Di Disdukcapil Umi meminta agar pelayanan dimaksimalkan dengan pendaftaran secara on line terutama untuk masyarakat generasi muda yg familiar dengan tekhnologi sehingga dapat memastikan persyaratan pelayanan, waktu penyelesaian pelayanan, Standar operasional prosedur atau SOP dan biaya yang harus dibayar kalau memang ada biaya sesuai peraturan.

Bupati yang di dampingi Sekretaris Daerah Widodo Joko Mulyono dan para asisten sekda juga meninjau pelayanan di RSUD Soeselo Slawi yang diterima langsung oleh Direktur RSUD Soeselo Slawi Guntur Muhammad Taqwin.

Dalam sidaknya Bupati meninjau ruang pelayanan rawat jalan baik itu poli penyakit dalam, poli gigi, poli bedah jantung dan poli bedah syaraf . Serta menanyakan kepada beberapa masyarakat pengunjung. Sedang meminta pelayanan apa, bagaimana pelayanan yang diterima,nomor urut berapa dan lain lain. 

Dalam pernyataan usai peninjauan Bupati Tegal Umi Azizah  mengapresiasi bahwa secara umum pelayanan publik yang dilakukan di tiga kantor yg ditinjau sudah berjalan dengan baik, para petugas beserta sarana dan prasarana serta SOP sudah dilaksanakan dengan baik.

” Saya berpesan agar kepala dinas terkait mengoptimalkan pendaftaran  pelayanan secara on line agar tidak banyak masyarakat yang menunggu terlalu lama di ruang tunggu karena akan mendapat kepastian persyaratan, kepastian waktu pelayanan, kepastian kualitas pelayanan, kepastian biaya yang harus dibayar sehingga masyarakat akaan mendapat pelayanan yang memuaskan . Untuk itu sosialisasikan  dengan masif pendaftaran secara on line kepada seluruh masyarakat terutama  generasi mudanya,” pungkasnya.