Menyoal Tudingan Pemberitaan Kasus 86 Satresnarkoba, AKP Hariyanto : Sudah Sesuai SOP

Diterbitkan oleh Admin pada Kamis, 6 Juli 2023 18:29 WIB dengan kategori Daerah Headline dan sudah 1.015 kali ditampilkan

GOWA, -- Menyoal sebuah pemberitaan miring oleh salah satu media yang menyorot kinerja Satres Narkoba Polres Gowa terkait dugaan pelepasan dan dugaan 86 kasus narkoba, AKP. Hariyanto angkat bicara dan memgungkap fakta sebenarnya.

Dirinya kemudian bertutur bahwa  saat itu dirinya lagi di Jakarta, dam memang benar jikalau anggotanya pada saat itu melintas diwilayah yang dimaksud wartawan itu, tapi bukan disitu penangkapannya. Tutur AKP. Hariyanto.

Lanjut Kasat Narkoba menyela bahwa penangkapan tersebut telah sesuai dengan SOP dimana ke 8 terduga tersangka ada salah seorang yang masih dibawah umur dan sesuai prosedur telah dilakukan 15 hari penahanan, sementara terduga tersangka lain masih berlanjut proses hukumnya.

"Sudah sesuai SOP, kami bekerja sesuai dengan marwah undang-undang, I orang masih dibawah umur dan sesuai prosedur 15 hari penahanan, untuk 8 terduga tersangka proses hukumnya masih berlanjut. Tambahnya.

Adapun dugaan penerimaan dana ataupun 86 yang dimaksud, AKP. Hariyanto berpendapat bahwa hal itu sangatlah tidak etis dan tidak wajar dikarenakan selama ini Satuan Narkoba Polres Gowa menjunjung tinggi marwah institusi dalam setiap kegiatan.

"Kami selama bekerja selalu menjunjung tinggi marwah institusi dan undang-undang, sangat tidak wajar apabila kami dituding melakukan permintaan ataupun 86 yang dimaksud." Tegasnya

Sementara itu Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulsel yang dimintai tanggapan oleh awak media Kamis (6/7/2023) siang, terkait isi berita yang beropini tanpa dasar informasi dan fakta yang jelas mengatakan, sesuai dengan ketentuan UUD Pers no 40 tahun 1999, Pers nasional berkewajiban memberikan peristiwa dan opini dengan menghormati norma norma agama dan rasa kesusilaan masyarakat serta asas praduga tak bersalah. Sesuai UU tersebut, Pers wajib menulis fakta dengan mencantumkan sumber jika menulis sebuah berita.

“Artinya berita yang dimuat adalah harus berbasis fakta. Maksudnya adalah, informasi yang diberikan bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya dan bukan semata mata." Jelas Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia AMSI Sulsel.