Cara Efektif Penerapan Manajemen Kinerja Bagi Suatu Perusahaan

Diterbitkan oleh Redaksi pada Senin, 16 Oktober 2023 19:57 WIB dengan kategori Opini Suara Mahasiswa dan sudah 304 kali ditampilkan

Opini: Dheofanny Zhimanaia

STIE Pembangunan Tanjungpinang

 

seiring dengan perkembangan zaman yang bertambah maju dan modern serta diimbangi juga dengan pesatnya kemajuan dalam berbagai sector, salah satunya adalah dalam sector bisnis, memunculkan fenomena semakin banyak pengusaha ingin membuat usaha baik itu skala kecil maupun skala besar.

tidak hanya itu SDM juga perlu dikembangkan agar suatu perusahaan dapat mencapai tujuan dari suatu perusahaan. penerapan manajemen kinerja disuatu perusahaan adalah supaya tidak ada misskomunikasi antar pegawai dan perusahaan dan apa-apa saja yang harus dilakukan agar mencapai tujuan perusahaan.

prinsip dasar yang harus dipahami bahwa konteks kinerja itu ada 2 ukuran yaiu hasil dan proses untuk mencapai hasil, contoh ; misalkan seorang sales ukuran kinerja seorang sales atau performance kinerjanya unggul ketika pencapaiana penjualanannya terpenuhi, atau sebenarnya seberapa kali dia menawarkan produknya. inikan yang akan menjadi ukuran sebenarnya yang kinerja yang mana.

adapula perusahaan yang concern kepada hasil seberapapun proses yang dilakukan yang penting hasilnya terpenuhi maka dianggap kinerjanya unggul. ada yang memang concern kepada proses juga tidak serta merta kepada hasil. karena pemenuhan hasil faktornya banyak juga seperti kondisi lingkungan, kondisi pasar.

cara efektif unuk dapat menerapkan manajemen kinerja yaitu ada 4 hal :

  1. kita harus dapat membuat ukuran-ukuran dalam kinerja itu sendiri mulai dri tingkat korporasi perusahaan sampai di level individu atau karyawan. tolak ukur ini haru sangat detail dan SMART (Spesifik, Measurble, Acieveble, Recieveble dan Timeline).
  2. system pengelolaannya sendiri dari system control, maka peran pemimpin dibutuhkan dalam hal ini. karena dsistem pengelolaan ini yang sering terjadi gagal yaitu berasal dari peran leader tidak optimal.
  3. system evaluasi manajemen kinerja, ketika pengelolaan kinerjanya sudah dijalankan kira-kir apa hasil yang telah dicapai, apkah ada yang harus diperbaiki kedepannya.
  4. system konsekuensi atau Reward and Punishment ketika seorang karyawan memenuhi target kinerjanya rewardnya apa. dan sebaliknya ketika seorang karyawan tidak terpenehui sasaran kinerjnya punishmentnya apa sanksinya apa.