Sambangi Tokoh Masyarakat, Polres Tegal Kota Sampaikan Pesan Pemilu Damai

Diterbitkan oleh Achmad Sholeh pada Selasa, 14 November 2023 10:41 WIB dengan kategori Jawa Tengah dan sudah 243 kali ditampilkan

TEGAL -  Dalam upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Tegal. Jajaran Polres Tegal Kota terus membangun komunikasi bersama seluruh komponen masyarakat. Baik melalui tokoh masyarakat dan tokoh agama, para ulama serta tokoh pemuda.

Salah satunya dengan kegiatan Cooling system yang dilaksanakan para Kapolsek jajaran bersama para Pejabat Utama Polres. Mereka secara rutin melaksanakan kunjungan silaturahmi ke para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang ada di Kota Tegal.

Kapolres Tegal Kota AKBP Jaka Wahyudi mengatakan, bahwa kegiatan ini dalam rangka silaturahmi kepada para tokoh masyarakat yang ada di wilayahnya. 

"Selain bersilaturahmi, kami melaksanakan kegiatan ini juga berkaitan dengan cipta kondisi menjelang Pemilu 2024. Dengan harapan, dapat tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Tegal," ungkap Kapolres, Senin (13/11/2023).

Kapolres mengakui, segala kegiatan yang dilakukan Polres Tegal Kota, tak terlepas dengan adanya dukungan dan kerjasama dari seluruh komponen masyarakat. Termasuk dari kalangan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Guna mewujudkan situasi kamtibmas di Kota Tegal yang aman dan kondusif.

"Melalui kegiatan ini, semoga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif. Sehingga dapat menumbuhkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Terutama dalam memelihara kamtibmas serta mempererat tali silaturahmi antara pihak Kepolisian dengan masyarakat di Kota Tegal," harap Kapolres.

Dalam kesempatan ini, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan kondusifitas keamanan di Kota Tegal. Terlebih saat ini sudah memasuki tahapan pelaksanaan Pemilu tahun 2024.

"Kepada seluruh masyarakat Kota Tegal, mari kita bersama-sama untuk menjaga kondusifitas. Dengan saling menghormati satu sama yang lain, walaupun nantinya beda pilihan, beda partai, namun kita harus tetap saling hidup rukun. Sehingga dapat terwujud pesta demokrasi yang damai dan bermartabat," pungkasnya.