Puluhan Masyarakat Kota Tegal Deklarasikan Gerakan Anti Money Politik
TEGAL - Jelang pilkada serentak puluhan masyarakat di Kota Tegal yang tergabung dalam Gerakan Anti Money Politik (Geram)
mendeklarasikan gerakan anti money politik, menyatakan sikap untuk mewujudkan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tegal yang berintegritas,Minggu (20/10/2024).
Ketua Gerakan Anti Money Politik (Geram) Sutopo Hadiningkrat dalam deklarasinya mengatakan Gerakan ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya praktek-praktek curang dalam memperoleh suara pemilih yang dapat menciderai hasil akhir dari pelaksanaan pemilihan yang demokratis.
Demi terwujudnya pemelihan Walikota Tegal 2024 yang berintegritas dirinya Menolak politik uang dalam pelaksanaan Pilwalkot Tegal 2024 yang akan diselenggarakan 27 November 2024.
Memberi dukungan kepada penyelenggara Pilwalkot agar terwujud pemilihan yang berasas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
Dirinya siap Membantu memberikan himbauan dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya politik uang sesuai dengan ketentuan dan sanksi yang berlaku dalam pelaksanaan Pilwalkot Tegal 2024, pungkasnya.
Sementara, Wakil Ketua Geram, Irawan Widi menyebut pada masa kampanye Geram akan melakukan monitoring dan evaluasi dengan menyiapkan personil Geram hingga tingkat Kelurahan yang tersebar se-Kota Tegal.
Nantinya dari kami untuk tahap awal akan segera mungkin untuk memasang baliho di setiap kelurahan di Kota Tegal yang berisi tentang himbauan dan larangan tentang money politik atau aksi suap menyuap dalam Pilwalkot Tegal 2024.

