Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wagub Nyanyang Haris Pratamura akan Dilantik Serentak 20 Februari 2025

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 4 Februari 2025 09:09 WIB dengan kategori Anambas Batam Bintan Karimun Natuna Tanjungpinang dan sudah 313 kali ditampilkan

ADVERTORIAL -  Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Adi Prihantara, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada Serentak Tahun 2024 secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (3/2) pagi, bertempat di Ruang Rapat Sekda.

Rakor ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan diikuti oleh para Ketua DPRD serta Sekretaris Daerah (Sekda) dari seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pelantikan kepala daerah terpilih direncanakan berlangsung pada 20 Februari 2025. Ia juga menjelaskan, kepala daerah yang tidak berperkara hukum akan dilantik bersamaan dengan kepala daerah yang telah mendapatkan putusan sela atau dismissal dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Lebih lanjut, Tito menegaskan bahwa pelantikan gubernur, bupati, wali kota, serta wakil-wakilnya akan dilakukan serentak di Istana Negara oleh Presiden, dengan pengecualian untuk wilayah Aceh.

“Kita berharap, dengan percepatan ini, pelantikan pada 20 Februari dapat dilaksanakan langsung oleh Presiden untuk seluruh gubernur, bupati, wali kota, dan pasangan terpilih, kecuali untuk Provinsi Aceh,” ujarnya.

Mendagri juga berharap percepatan proses pelantikan ini dapat memperkuat stabilitas politik dan memastikan jalannya pemerintahan berjalan efektif.

“Kita ingin situasi politik kondusif, semua pihak bisa kembali bekerja, dan polarisasi politik pasca pilkada berakhir. Dengan demikian, pemerintahan yang berjalan bukan lagi pemerintahan transisi,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Kepri Adi Prihantara melaporkan bahwa di Provinsi Kepulauan Riau terdapat dua daerah yang masih bersengketa dan tengah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi, yakni Kota Batam dan Kabupaten Bintan.

“Putusan MK terkait sengketa Pilkada ini dijadwalkan keluar pada 4 hingga 5 Februari 2025. Apabila gugatan ditolak (dismissal), maka kepala daerah terpilih di Batam dan Bintan akan dilantik bersama oleh Presiden Prabowo pada 20 Februari mendatang,” jelas Adi.

Terkait pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri terpilih, Adi menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri telah menyiapkan rencana penyambutan di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, yang akan dilanjutkan dengan acara syukuran sederhana bersama masyarakat di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri.

“Jika pelantikan berlangsung sesuai rencana pada 20 Februari 2025, maka penyambutan akan digelar pada 21 Februari dengan prosesi adat yang sederhana di Bandara Raja Haji Fisabilillah,” tambahnya.

Adi juga berharap seluruh proses pelantikan dapat berjalan lancar, sehingga Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri terpilih segera dapat mengemban tugas dan merealisasikan visi-misi yang telah dijanjikan kepada masyarakat.