Bangun Kepri Lebih Baik, Ansar–Nyanyang Usung Program Unggulan Berbasis Rakyat
ADVERTORIAL - Ansar Ahmad kembali dipercaya untuk memimpin Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) lima tahun ke depan, kali ini berpasangan dengan Nyanyang Haris Pratamura sebagai Wakil Gubernur. Duet ini membawa optimisme baru untuk mewujudkan Kepri yang lebih maju, makmur, dan merata.
Nama Ansar Ahmad sudah tak asing di kalangan masyarakat Kepri. Ia sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Kepri periode 2021-2024, dengan catatan prestasi di bidang infrastruktur, konektivitas antar-pulau, dan pertumbuhan ekonomi daerah. Ansar, yang lahir di Tanjungpinang pada 10 April 1964, memiliki latar pendidikan Magister Manajemen dari Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka dan rekam jejak panjang di dunia politik, mulai dari Bupati Bintan, Wakil Gubernur Kepri, hingga anggota DPR RI.
Gaya kepemimpinannya yang dekat dengan rakyat membuatnya dikenal luas sebagai pemimpin yang memahami kebutuhan masyarakat. Kini, ia kembali melanjutkan visinya dalam periode kedua bersama Nyanyang Haris Pratamura.
Nyanyang, lahir di Garut pada 1 Desember 1974, dikenal sebagai politisi dan pengusaha aktif. Berpengalaman sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Batam dan anggota DPRD Kepri, ia membawa perspektif bisnis dan sosial ke dalam pemerintahan. Kombinasi pengalaman birokrasi Ansar dan kekuatan bisnis-politik Nyanyang diyakini menjadi energi baru untuk kemajuan Kepri.
Komitmen Kepri Maju, Makmur, dan Merata
Dalam pernyataannya, Ansar Ahmad menyampaikan optimismenya untuk membawa Kepri lebih baik dengan visi "Kepri Maju, Makmur, dan Merata". Ia menekankan pembangunan berbasis potensi maritim, peningkatan kesejahteraan, dan pemerataan hasil pembangunan di seluruh wilayah.
Nyanyang Haris Pratamura menambahkan, mereka akan memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas tenaga pendidik, serta memperbanyak pelatihan kerja untuk pemuda Kepri agar siap bersaing global. Mereka juga berkomitmen pada penguatan nilai budaya Melayu, membangun pemerintahan berbasis teknologi informasi, meningkatkan kapasitas ASN, serta menjaga kelestarian ekologi sebagai wujud pembangunan berkelanjutan.
Program-program ini sejalan dengan visi nasional yang menekankan pentingnya kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat Indonesia.

