Pramuka Jadi Penggerak Aksi Iklim: Sosialisasi Perubahan Iklim Digelar di Batam
Tartib - Kontributor Batam
BATAM — TERKININEWS.COM - Krisis iklim yang semakin nyata telah menyebabkan perubahan cuaca ekstrem dan bencana alam yang semakin bervariasi di berbagai belahan dunia. Menanggapi hal ini, kegiatan sosialisasi perubahan iklim digelar di Bhinneka Resto dan Cafe, Batam, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran generasi muda, khususnya anggota Pramuka.
Acara ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk Rangga Setiyoko dari Climate Reality Indonesia, Furen Olien selaku Pembina Pramuka dan Instruktur Saka Pariwisata Indonesia, serta Sanjeewa Komangodage dari Scouts of America. Ketiganya menekankan bahwa pemanasan global telah menjadi tantangan serius, dan Pramuka memiliki peran strategis dalam menyebarkan kesadaran serta menginspirasi aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Gugus Depan SMKN 2 Batam, Saka Pariwisata Kota Batam, dan Climate Reality Project Indonesia. Tidak hanya itu, pada 26 Mei 2024 sebelumnya, telah diselenggarakan kegiatan serupa di Gudep SMKN 2 Batam yang dihadiri oleh berbagai gugus depan dari tingkat SMP hingga SMA seperti SMPN 34, SMPN 59, NAM School, SMAN 3 Batam, dan Sekolah PJB.
Sosialisasi ini bertujuan untuk membekali Pramuka Penegak dan Pandega dengan pemahaman yang lebih dalam mengenai perubahan iklim baik di tingkat nasional maupun global, serta mempersiapkan mereka untuk memiliki peran aktif dalam pelestarian lingkungan.
"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga bumi. Mulailah dari hal kecil seperti memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik, hingga menanam pohon. Ayo jaga alam kita dengan cara yang ramah," ujar salah satu pembicara dalam kegiatan tersebut.
Peserta merasa senang dan antusias karena mendapatkan pengetahuan baru tentang pentingnya menjaga lingkungan. Semangat yang terbangun diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan perubahan yang lebih besar di komunitas masing-masing.
Dengan semangat "Dari Pramuka untuk Bumi", para peserta didorong untuk menjadi penggerak dalam aksi kebaikan di lingkungan sekitar: menjaga kebersihan, kelestarian alam, dan menginspirasi tindakan positif di tengah ancaman perubahan iklim global.

