Jokowi Dinilai Tak Cocok ke Golkar, Ade Armando: Lebih Pas Pimpin PSI

Diterbitkan oleh Redaksi pada Senin, 2 Juni 2025 07:12 WIB dengan kategori Nasional Politik dan sudah 278 kali ditampilkan

JAKARTA TERKININEWS.COM Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando, menyampaikan pandangannya bahwa Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, sebaiknya tidak menghabiskan masa pensiunnya di Solo. Menurut Ade, Jokowi justru memiliki peluang besar untuk tetap berkiprah di dunia politik dengan bergabung bersama PSI.

Pernyataan itu disampaikan Ade dalam program Gaspol! yang tayang di kanal YouTube Kompas.com pada Sabtu (31/5/2025). Ia menilai bahwa PSI bisa menjadi kendaraan politik yang memungkinkan Jokowi berperan lebih besar bagi bangsa Indonesia.

“Sekarang ada peluang untuk Jokowi. Peluang itu adalah PSI. Anda bisa berbuat lebih untuk negeri ini,” ujar Ade.

Ia menambahkan, jika Jokowi bergabung dan menjadi ketua umum PSI, maka ia bisa sepenuhnya mengatur arah partai tersebut sesuai dengan visinya sendiri. Hal ini, menurut Ade, berbeda dengan masa kepresidenan Jokowi, yang sering kali diwarnai pengaruh dari berbagai kelompok politik.

“Kalau jadi Presiden, dia harus mempertimbangkan suara banyak pihak. Tapi kalau di PSI, dia bisa lebih leluasa mengambil keputusan sendiri,” ungkap Ade.

Ade juga menyebut bahwa Jokowi tidak cocok bergabung dengan Partai Golkar karena struktur partai tersebut yang kompleks dan dipenuhi faksi internal. Sebaliknya, PSI dinilai lebih terbuka dan memberi ruang bagi Jokowi untuk menjadi tokoh sentral.

“Saya rasa, ini momen strategis untuk Pak Jokowi. Daripada menikmati hari tua di Solo, lebih baik memimpin PSI dan tetap berkontribusi untuk politik Indonesia,” tambahnya.