Teror Order Fiktif Sasar Media Batam, Tribun Resmi Lapor Polisi
BATAM – TERKININEWS.COM - Aksi teror terhadap media kembali terjadi di Batam. Kali ini, serangan datang dalam bentuk orderan fiktif yang menyasar kantor redaksi Tribun Batam pada Selasa pagi, 29 Juli 2025. Dalam waktu singkat, lebih dari 50 driver ojek online berdatangan ke kantor Tribun Batam di Komplek MCP, Batu Ampar, setelah menerima pesanan palsu melalui layanan GoSend atas nama resepsionis media.
Pemesan fiktif bahkan mencatut nama Munip Nastin Julianto dan mengarahkan pengiriman ke Kantor Wali Kota Batam dan Lapangan Tenis Pemko Batam. Parahnya, ini bukan kejadian pertama. Dua hari sebelumnya, 18 driver juga sempat datang ke lokasi karena order serupa dari nama berbeda.
Menanggapi kejadian ini, Pemimpin Redaksi Tribun Batam, Prawira Maulana, bersama Ketua AJI Batam dan CEO Batamnews.co.id, Zuhri, secara resmi melaporkan kasus ini ke Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Kepri. Laporan diterima langsung oleh Panit Cyber, Ipda Arya.
Prawira menyebut teror ini bukan keisengan semata, melainkan bentuk intimidasi serius terhadap kerja jurnalistik. Ia menegaskan tidak akan tunduk terhadap tekanan dalam bentuk apapun. "Ini jelas pelanggaran terhadap UU Pers. Kami tidak akan tinggal diam," tegasnya.
Kasus ini menambah daftar panjang teror digital terhadap media di Kepri. Tribun Batam berharap kepolisian segera mengungkap dalang di balik teror ini dan menegaskan bahwa kebebasan pers tidak bisa dibungkam.

