Program MBG Tuai Kritik, Menu di SDN 001 Batuaji Dinilai Alakadarnya

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 23 September 2025 07:04 WIB dengan kategori Batam Headline Sekolah dan sudah 328 kali ditampilkan

BATAM - TERKININEWS.COM -  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah kembali jadi sorotan setelah sebuah foto menu MBG di SDN 001 Batuaji, Batam, Kepulauan Riau, viral di media sosial pada Senin (22/9/2025). Foto yang beredar itu menuai kritik tajam lantaran sajian makanan dianggap alakadarnya dan jauh dari standar gizi seimbang yang seharusnya diterapkan.

Dalam unggahan akun Facebook yang memicu perdebatan tersebut, tampak menu sederhana yang terdiri dari satu buah pisang, tiga iris kentang goreng, seporsi kecil sayur, sepotong tahu, serta sejenis gorengan sebagai lauk tambahan. Porsi kecil dengan variasi terbatas itu menimbulkan pertanyaan warganet terkait efektivitas pengelolaan dapur MBG di wilayah Batuaji.

“Ini MBG apa-apaan. Bayangkan kalau anak-anak sendiri yang makan seperti ini, apakah mau? Dapur MBG Batuaji makin hari makin jadi-jadi,” tulis keterangan dalam unggahan yang viral tersebut.

Meski begitu, pengalaman berbeda dialami di daerah lain. Seorang pengguna Facebook bernama Sar Mawi menuliskan bahwa MBG di wilayahnya justru berjalan baik. “Alhamdulillah MBG tempat saya aman, menunya selalu ayam, ikan, telur, burger,” ujarnya. Perbedaan pengalaman ini semakin memicu perbandingan antarwilayah mengenai kualitas penyelenggaraan MBG.

Publik kemudian menyoroti aspek pengawasan pemerintah, mulai dari ketersediaan bahan baku, pengelolaan dapur, hingga distribusi makanan di sekolah. Banyak pihak menilai, tanpa kontrol ketat, tujuan utama program MBG—yakni meningkatkan asupan gizi anak sekolah dan menekan angka stunting—akan sulit tercapai.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak penyelenggara MBG di Batuaji maupun Dinas Pendidikan Kota Batam belum memberikan pernyataan resmi. Namun, polemik ini menjadi catatan penting bahwa konsistensi standar gizi dan kualitas makanan harus benar-benar dijaga demi keberlangsungan program yang digadang-gadang sebagai salah satu prioritas nasional tersebut.