IHSG Cetak Rekor Baru di 8.617, Big Caps Kompak Mengangkat Pasar

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 2 Desember 2025 10:53 WIB dengan kategori Bisnis Ekonomi dan sudah 296 kali ditampilkan

IHSG kembali mencetak rekor tertinggi, menutup perdagangan Selasa (2/12) di level 8.617. Lonjakan ini sejalan dengan penguatan mayoritas bursa Asia, sekaligus didorong oleh reli saham big caps. Grup Barito, seperti CDIA (+6.8%), TPIA (+5.1%), dan CUAN (+2.6%) menjadi motor utama penguatan, disusul saham raksasa lain seperti ASII (+3.9%) dan BBRI (+1.1%) yang ikut menopang indeks ke level tertinggi.

Tercatat 369 saham menguat dan 278 saham melemah. IHSG +68,3 point (+0,8%) ke level 8.617 dan LQ45 +3,6 poin (+0,42%) ke level 855

Sectoral Return:
-    IDXBASIC +1,04%
-    IDXCYCLIC +2,42%
-    IDXENERGY +0,56%
-    IDXFINANCE +1,11%
-    IDXHEALTH -0,77%
-    IDXINDUST +2,75%
-    IDXINFRA +1,83%
-    IDXNONCYC +0,25%
-    IDXPROPERT +0,88%
-    IDXTECHN -0,36%
-    IDXTRANS +1,16%

USD/IDR +38 poin (+0,23%) terhadap Rupiah di angka 16.627

Saham yang ditutup menguat

-    INCO ditutup menguat Rp140 (+3,66%) ke level Rp3.960 PT Vale Indonesia Tbk (INCO) akan menggelontorkan investasi sebesar Rp138,3 triliun untuk membangun tiga proyek smelter nikel baru di Pomalaa, Bahodopi, dan Sorowako.

-    PANI ditutup menguat Rp200 (+1,48%) ke level Rp13.675 PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) kembali mengumumkan perubahan jadwal rights issue, yang akan berlangsung pada 12-18 Desember 2025. Aksi korporasi jumbo ini berpotensi menghimpun dana hingga Rp15,7 triliun, tergantung tingkat partisipasi pemegang saham publik.

Saham yang ditutup melemah

-    OPMS ditutup melemah Rp24 (-15,00%) ke level Rp136 PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) kembali melepas saham hasil pembelian kembali (treasury stock) Total saham yang akan dilepas mencapai 198.373.000 saham yang di mulai pada 2 Desember 2025 hingga 16 April 2026.

-    ADHI ditutup melemah Rp6 (-2,45%) ke level Rp238 PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) kembali memperoleh kontrak baru untuk pekerjaan Jasa Konstruksi Pembangunan Gedung Batavia Dinas Teknis Jatibaru, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

-    MDKA ditutup melemah Rp30 (-1,29%) ke level Rp2.280 PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengucurkan pinjaman dengan nilai maksimal USD50 juta kepada entitas usaha, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS).