Tanpa Seremonial Besar, Pemkab Tegal Kumpulkan Rp1,57 Miliar Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatera
TEGAL - TERKININEWS.COM - Menunjukkan kepedulian kemanusiaan yang mendalam, Pemerintah Kabupaten Tegal telah berhasil menghimpun dana donasi sebesar Rp1.578.360.958,- untuk membantu saudara-saudara terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pengumpulan yang berlangsung sejak November hingga Desember 2025 ini diselesaikan tanpa menggelar acara seremonial yang boros biaya.
Penyerahan bantuan secara sederhana dilakukan di Ruang Rapat Bupati, Selasa (13/1/2026), dengan dihadiri Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, jajaran pimpinan daerah, Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta perwakilan lembaga penghimpun donasi seperti Baznas, PMI, PGRI, dan Kwarcab Pramuka Kabupaten Tegal.
Bupati Ischak menyampaikan rasa syukur atas dukungan luar biasa dari seluruh lapisan masyarakat Tegal. Menurutnya, angka donasi yang melampaui Rp1,5 miliar merupakan bukti nyata solidaritas yang tumbuh dari kolaborasi erat pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan warga masyarakat.
“Kita buktikan bahwa kepedulian tidak perlu diwujudkan dengan acara yang megah. Melalui kerja sama yang erat dan tulus dari semua pihak, kita bisa berkontribusi nyata bagi saudara-saudara yang sedang kesusahan akibat banjir dan tanah longsor,” ucap Bupati Ischak.
Ia menjelaskan bahwa setelah melakukan koordinasi dengan Baznas Kabupaten Tegal, dana akan dialokasikan secara proporsional ke tiga wilayah terdampak dengan mekanisme yang transparan dan akuntabel. “Kami berharap bantuan ini dapat benar-benar menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, terutama untuk memperbaiki fasilitas dasar dan memenuhi kebutuhan hidup pascabencana,” tambahnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud menambahkan bahwa penggalangan dana ini berdasarkan payung hukum yang jelas, yaitu Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008, serta Surat Edaran Bupati Tegal terkait bantuan bagi korban bencana di Sumatera.
Sumber donasi berasal dari berbagai kalangan, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), kepala desa dan perangkat desa, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum. Semua bantuan dikumpulkan dalam bentuk uang tunai melalui lembaga resmi.
“Rincian total donasi yang terkumpul adalah Rp819.250.958,- melalui Korpri, Rp138.255.500,- melalui PMI, Rp729.120.000,- melalui Baznas, Rp291.000.000,- melalui Kwarcab Pramuka, dan Rp256.942.500,- melalui PGRI Kabupaten Tegal,” jelas Amir.
Tak hanya fokus pada bantuan luar daerah, kegiatan tersebut juga menyertakan penyaluran bantuan sosial bagi warga Kabupaten Tegal. Arista Zahrani dari Desa Karangmulya, Kecamatan Bojong, penyandang cerebral palsy, menerima bantuan kursi roda untuk mendukung aktivitas hariannya.
Sementara itu, Aina Vairuza Ikrima dari Desa Sokasari, Kecamatan Balapulang, mendapatkan 10 sak semen untuk membantu pemulihan rumah yang rusak akibat tanah longsor. (Sholeh).

