Wagub Nyanyang: Sekolah Nyaman Kunci Tingkatkan Kualitas Belajar Siswa

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 12 Mei 2026 20:49 WIB dengan kategori Advertorial Batam dan sudah 1.223 kali ditampilkan

ADVERTORIAL - TERKININEWS.COM - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu'ti menyerahkan bantuan revitalisasi satuan pendidikan dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di SMAN 1 Batam, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura yang menegaskan pentingnya lingkungan sekolah yang baik dalam mendukung kualitas belajar siswa.

Dalam sambutannya, Nyanyang menyampaikan bahwa program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan di seluruh satuan pendidikan di Provinsi Kepulauan Riau.

Menurutnya, pembangunan berbagai fasilitas pendidikan seperti ruang kelas, ruang praktik siswa, ruang kepala sekolah, ruang pimpinan, ruang OSIS, hingga sarana penunjang lainnya diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan siswa selama proses belajar mengajar berlangsung.

Ia juga mengajak seluruh warga sekolah bersama masyarakat sekitar untuk ikut menjaga dan merawat fasilitas pendidikan yang telah dibangun pemerintah. Selain itu, siswa juga diharapkan memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekolah mereka.

Pada kesempatan tersebut, Nyanyang menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang selama ini berperan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kepulauan Riau. Di antaranya Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Balai Guru Penggerak (BGP), Balai Bahasa, serta jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau.

Menurutnya, kolaborasi tersebut memberikan dampak positif terhadap capaian pendidikan di Kepri sepanjang tahun 2025. Salah satunya terlihat dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kepulauan Riau yang naik dari 79,89 menjadi 80,53 poin atau meningkat sekitar 0,8 persen dibanding tahun sebelumnya.

Selain peningkatan IPM, Kepri juga mencatat sejumlah prestasi nasional di bidang pendidikan, termasuk capaian literasi Bahasa Indonesia dan Matematika yang masuk jajaran terbaik tingkat nasional.

Dalam pemaparannya, Nyanyang menjelaskan bahwa pada tahun 2025 Provinsi Kepulauan Riau memperoleh alokasi anggaran revitalisasi pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB dengan total mencapai Rp59,16 miliar.

Untuk jenjang SMA, program revitalisasi mencakup pembangunan unit sekolah baru, rehabilitasi, serta perbaikan sejumlah sekolah di Batam maupun kabupaten dan kota lainnya dengan total anggaran lebih dari Rp33,5 miliar.

Sementara itu, pada jenjang SMK, bantuan revitalisasi dan rehabilitasi diberikan kepada sejumlah sekolah negeri dan swasta di Batam, Karimun, Natuna, hingga wilayah kepulauan lainnya dengan total anggaran sekitar Rp24,89 miliar.

Adapun untuk jenjang SLB, program rehabilitasi dialokasikan kepada SLBN 1 Tanjungpinang dengan nilai anggaran sekitar Rp754 juta.

Nyanyang berharap pemerintah pusat dapat terus memberikan dukungan pembangunan dan bantuan fasilitas pendidikan bagi sekolah-sekolah di Kepulauan Riau, khususnya dalam pemenuhan sarana praktik siswa SMK guna meningkatkan kompetensi lulusan.

Ia menilai masih terdapat sejumlah kekurangan, terutama pada peralatan praktik siswa yang menjadi penunjang utama peningkatan keterampilan dan daya saing lulusan SMK di masa mendatang.