Kepri Punya 2.408 Pulau, Wagub Nyanyang Minta Pemerintah Pusat Jangan Tutup Mata

Diterbitkan oleh Redaksi pada Ahad, 17 Mei 2026 07:09 WIB dengan kategori Advertorial Batam dan sudah 633 kali ditampilkan

ADVERTORIAL - TERKININEWS.COM - Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, memanfaatkan peluncuran program 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk menyoroti persoalan nyata yang masih dihadapi wilayah kepulauan dan perbatasan di Kepri.

Mengikuti agenda nasional secara virtual dari Pasar Hang Tuah, Batu Besar, Batam, Sabtu (16/5), Nyanyang menegaskan bahwa semangat pemerataan pembangunan tidak boleh hanya berpusat di Pulau Jawa, tetapi juga harus menjangkau daerah terluar Indonesia seperti Kepulauan Riau.

Menurutnya, Kepri memiliki tantangan berbeda dibanding daerah lain karena 96 persen wilayahnya berupa lautan. Dengan lebih dari 2.408 pulau yang tersebar dan 22 pulau kecil terluar berbatasan langsung dengan Singapura, Malaysia, serta Vietnam, biaya logistik dan transportasi laut masih menjadi hambatan utama pembangunan antarwilayah.

Tak hanya itu, Nyanyang juga menyoroti masih banyaknya wilayah blank spot di kawasan perbatasan yang membuat digitalisasi desa berjalan lambat. Ia berharap pemerintah pusat memperkuat jaringan internet satelit agar desa-desa di wilayah kepulauan tidak tertinggal dalam transformasi digital.

Selain masalah konektivitas, Pemprov Kepri juga mendorong modernisasi sektor perikanan untuk meningkatkan produktivitas nelayan tradisional. Menurut Nyanyang, potensi maritim Kepri sangat besar, namun perlu dukungan infrastruktur dan teknologi yang lebih memadai.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, Nyanyang menyebut capaian ekonomi Kepri terus menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Kepri tahun 2025 mencapai 6,94 persen, tertinggi di Sumatera dan masuk tiga besar nasional. Sementara Indeks Pembangunan Manusia Kepri juga menjadi yang tertinggi di Sumatera.

Melihat keberhasilan pembangunan koperasi desa di Jawa Timur dan Jawa Tengah, Nyanyang berharap program serupa dapat diperluas hingga wilayah kepulauan dan perbatasan dengan pendekatan yang sesuai karakter maritim Kepri.

“Kepulauan Riau siap menjadi mitra strategis dan laboratorium hidup bagi berbagai program nasional berbasis kemaritiman dan kawasan perbatasan,” tegasnya.