Rangka Gajah Mina di Museum Lingga
LINGGA - Gajah yang biasa kita lihat adalah Gajah yang ada di darat tapi kali ini rangka makhluk raksasa dari laut yang disebut masyarakat Gajah Mina telah lama bisa kita lihat di Museum Mini Linggam Cahaya di Daik Lingga.
LINGGA - Sudah lama memang penemuan masyarakat terhadap makhluk raksasa laut yang di sebut masyarakat setempat Gajah Mina itu sejak 13 Januari 2005 lalu di Pantai Dungun Desa teluk Kecamatan Lingga utara Kabupaten Lingga, tetapi tidak banyak juga masyarakat yang sudah tau akan binatang tersebut walaupun itu sudah dimasukkan dalam Museum Mini Linggam Cahaya di Daik Lingga sebagai kota sejarah kerajaan Melayu tersebut.
Binatang tersebut pertama kali ditemukan oleh masyarakat setempat yaitu dan rangka-rangkanya di kumpulkan oleh keluarga Bapak Umar Sanen (Pak Cenot) yang kemudian diserahkan ke Museum Mini Linggam Cahaya pada tanggal 6 Januari 2006. Tapi untuk penamaan secara ilmiahnya sedang dalam proses identifikasi oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Jakarta.
Satwa langka itu memang sangat besar, bayangkan saja untuk panjang dari ekor hingga kepala aja 12.40 meter, panjang gading/taringnya 2.4 meter, tebal kulit 10 cm, panjang sirip bawah aja 78 cm dan lebar sirip bawahnya 47 cm. Meskipun sudah beberapa tahun dibawa dan disimpan pada museum Lingga tapi masih banyak masyarakat lokal apalagi masyarakat luar yang tidak tau akan keberadaan makhluk besar tersebut.
Sungguh bersyukur sekali masyarakat Lingga dimana Lingga merupakan tempat yang kaya akan keberadaan hasil laut dan kekayaan alam lain yang melimpah, sudah barang tentu Gajah Mina tersebut memiliki anak atau saudaranya yang sudah tentu berada di perairan Lingga. Dengan adanya makhluk tersebut seperti dikatakan oleh Pak Long Leman penjaga museum Mini Linggam Cahaya " Memang membawa berkah karena dengan adanya kerangka makhluk raksasa ini, Musuem kami banyak dikunjungi dan dilihat orang karena banyak orang yang penasaran akan keberadaan kerangka Gajah Mina tersebut." ungkapnya dengan semangat.
Seperti pantauan terkininews di Museum Mini Linggam Cahaya tersebut sekarang semakin banyak barang-barang peninggalan sejarah telah dikumpulkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lingga karena mengingat bahwa disebelah Museum itu nanti akan dibangun Museum yang lebih besar dengan anggaran Provinsi Kepulauan Riau. Semoga lebih banyak lagi hasil-hasil kekayaan alam laut dan kebudayaan lainnya bisa ditampilkan sebagai wisata budaya dan keindahan alam di Lingga kedepannya. (*Adhie)

