PLN Dabo Masih Menggilirkan Pemadaman Listrik
"LINGGA - Penerangan yang ada di Dabo kecamatan Singkep hingga saat ini masih dalam keadaan tidak stabil mengingat salah satu mesin yang ada di PLN Unit Dabo itu dalam keadaan rusak sehingga terjadi pemadaman bergilir."
LINGGA - Penerangan yang ada di Dabo kecamatan Singkep hingga
saat ini masih dalam keadaan tidak stabil mengingat salah satu mesin
yang ada di PLN Unit Dabo itu dalam keadaan rusak sehingga terjadi pemadaman bergilir.
Untuk mengantisipasi hal itu Pihak PLN Dabo terpaksa mengurangi
pemakaian dengan cara memadamkan aliran kerumah rumah penduduk selama lebih
kurang 1 bulan, pemadaman yang dilakuakn secara bergilir itu ternyata
sangat merisaukan warga.
" Sudah Kabupaten Mengapa masih bengini terus, " Kata Yuni Ibu Rumah
Tangga Yang kecewa dengan kurangnya perhatian dari pemerintah daerah
tentang permasalahan yang selalu hinggap di tubuh PLN itu.
Karena menurutnya waktu dahulu sebelum kabupaten Ini terbentuk mereka
tidak terlalu menghiraukan dnegan pemadamana ini karena sudah terbiasa
dan memamkluimi dengan kondisi itu, namun Kini status Kita sudah
Kabupten Tapi mengapa pemerintah Lamban dalam menanggapi permasalahan ini,
jangan selalu dibebankan oleh perusahaan itu karena mereka juga merupakan
perusahaan milik negara.
" PLN kan milik Negara, pasti selalu lamban, Coba kalau milik swasta pasti tidak akan seperti ini, " ungkap yuni yang juga pernah mengecap bangku kuliah
strata satu di pulau Jawa itu.
Tak hanya itu disalah satu daerah yang dianggap rawan akan kejahatan
oleh segelintir masyarakat semenjak sering mati nya lampu secara
bergilir itu mengakibatkan metreka takut melalui areal tersebut, aPalagi
lampu yang di padamkann sejak pukul 18.00 itu hingga tengah malam, membuat
mereka selalu was-was dengan kondisi lingkunga sekitar karena memberi
kemudahan untuk dilakukannya kejahatan seperti pencurian dan lain -
lain.
Badruz zaman Pimpinan PLN unit dabo saat dikonfirmasi diruang kerjanya
mengatakan bahwa pemadaman ini yang kedua kalinya dalam awal tahun ini
sebab kemarin tanggal 04 februari yang lalu mesin yang dinyatakan dalam
keadaan rusak itu sudah bisa diperbaiki dan keadaan sudah kemablai
normal, namun kondisi itu tak berlangsung lama 2 hari berselang mesin itu
kembali rusak dengan kerusakan yang lain lagi dan dengan mesin yang
sama.
Maka dari pada itu untuk menjaga kestabilan aliran terpaksa pemadaman
secara giliran dilakukan lagi, " sambil menunggu alat yang rusak
tersebut, amak dilakukanpemadaman secara giliran Lagi, " Katanya.
selanjutnya ia mengatakan bahwa masyarakat sementara harus bersabar
terlebih adahulu karena alat yang rusak tersebut saat ini sedang dalam
perjalan dari Jakarta menuju ke Tanjungpinang.
Karena menurut beliau alat mesin daya itu hanya dijual di Jakarta
dan tidak ada di dealer yang lain, " makanya kalau ada alat yang
rusak kita harus menunggu lama," Jelasnya lagi.
" Mungkin dalam waktu kurang lebih satu Minggu satelah kedatanagn alat
tersebut, Hal ini akan kembali berangsung Normal," bebernya. Kerusakan
yang sering terjadi tak luput dari kurang terawatnya mesin - mesin yang
berjumlah 3 buah itu, dengan 1 buah mesin milik pasca Timah dan 2 lagi
mesin yang abru 2 tahun ini digunakan.
" namun karena tidak adanya perawatan secara berkala, maka dari pada
itu Mesin selalu dalam keadaan rusak, " ungkap beliau sambil bercerita
tentang kondisi keberadaan mesin yang notabene nya tidak pernah di
servis.(Adhie)

