Di Duga Serangan Jantung, Kejati Riau Tutup Usia
PEKANBARU Almarhum Zainuddin Nare yang masih menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Riau tadi malam tutup usia tanpa sakit kuat yang dideritanya. Meninggalnya Almarhum banyak mengejutkan banyak orang dikarenakan tadi malam beliau masih bernyanyi
PEKANBARU - Acara temu ramah dan dialog interaktif yang digelar Panwas Pilkada Riau terpaksa dihentikan beberapa saat sebelum seluruh rangkaian acara tuntas. Sekitar pukul 22.00 WIB, Senin (11/8)Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau Zainuddin Nare mendadak tidak sadarkan diri. Padahal beberapa menit sebelumnya, pria asal Makassar itu baru saja melantunkan sebuah lagu Batak, memenuhi permintaan hadirin.
Dalam acara tersebut hadir Gubernur Riau Wan Abubakar, Kapolda Riau Brigjen Pol Hadiatmoko, Ketua Panwas Pilkada Riau Dicky Rinaldi dan sejumlah undangan penting lainnya.
Kepanikkan pun langsung melanda. Ratusan undangan yang menghadiri acara tersebut langsung berkerumun melihat apa yang dialami Zainuddin Nare. Panitia dibantu petugas hotel langsung berusaha memberikan pertolongan. Namun Zainuddin tetap tak sadarkan diri. Ia kemudian dilarikan ke RS Awal Bros.
Namun nyawa Kajati tak bisa diselamatkan, sekitar pukul 23.40 WIB ia menghembuskan nafas terakhir setelah tim medis RS Awal Bros gagal membantunya melewati masa kritis. Sampai saat ini ada keterangan dari tim medis, mengenai penyebab kamatian Zainuddin Nare.
Saat ini jenazah tengah disemayamkan di rumah duka di Jalan Gajahmada Pekabaru. Berkemungkinan almarhum akan diterbangkan ke Makassar untuk di makamkan di kampung halamannya siang ini.
Sebagai data tambahan, Zainuddin belum genap setahun bertugas di Riau. Pada 24 Agustus 2007 silam ia resmi menggantikan Djabadi Suprojo sebagai Kejati Riau.***(mad/Riauterkini.com)

