Mahasiswa Kecewa dengan PLN

Diterbitkan oleh pada Senin, 11 Mei 2009 00:00 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 1.105 kali ditampilkan

"TANJUNGPINANG -Pemadaman yang relatif sering dilakukan PLN Cabang Tanjungpinang mendapatkan respon dari mahasiswa. Mahasiswa menilai PLN dan DPRD Propinsi Kepulauan Riau tak serius menyikapi persoalan yang merugikan masyarakat tersebut."
TANJUNGPINANG -Pemadaman yang relatif sering dilakukan PLN Cabang Tanjungpinang mendapatkan respon dari mahasiswa. Mahasiswa menilai PLN dan DPRD Propinsi Kepulauan Riau tak serius menyikapi persoalan yang merugikan masyarakat tersebut.

Kekecewaan itu seperti yang disampaikan Biro Humas BEM Fisip Umrah, Adi Pranadipa Senin (11/5). Menurutnya, PLN Tanjungpinang sudah melanggar janjinya untuk menyelesaikan persoalan listrik pada tahun 2009 dan terkesan mencari-cari alasan ketika pemadaman secara bergiliran dilakukan. Selain itu, mahasiswa juga kecewa dengan anggota dewan yang tidak mengawasi persoalan ini dengan baik.

"Mau atau tidak PLN Tanjungpinang harus transparan mengungkapkan persoalan yang mengakibatkan aliran listrik mandeg dan minta maaf kepada masyarakat atas pelayanannya yang relatif tidak memuaskan masyarakat, selain itu pemerintah daerah harus tanggap dalam hal ini. Apalagi Tanjungpinang merupakan ibukota propinsi," tegas Adi Pranadipa Humas BEM Fisip Umrah.

Ke depan, menurutnya Pemerintah Propinsi Kepulauan Riau harus memiliki rencana umum ketenagalistrikan daerah seperti yang telah diamanatkan dalam UU ketenagalistrikan sehingga masyarakat dapat menikmati hak-hak yang memang wajib untuk dipenuhi oleh pemerintah baik pusat maupun di tingkat daerah.