Perbankan Gagal Sejahterakan Rakyat

Diterbitkan oleh pada Selasa, 12 Mei 2009 00:00 WIB dengan kategori Bisnis dan sudah 1.332 kali ditampilkan


Anggota Komisi XI DPR-RI, Harry Azhar Azis, menilai perbankan nasional gagal menjalankan fungsinya untuk menyejahterakan rakyat, terbukti dengan belum turunnya suku bunga.

Kebijakan perbankan justru menguntungkan industri itu sendiri dan melupakan fungsi menyejahterakan masyarakat, katanya di Batam, Minggu (10/05).

Padahal, menurut dia, sesuai dengan UU Perbankan No.10 tahun 1998, seharusnya BI membuat kebijakan yang pro masyarakat dan tidak hanya menguntungkan industri perbankan.

Berdasarkan analisa pemegang gelar doktor bidang ekonomi Oklahoma State University ini, dengan deflasi yang terjadi harusnya pemerintah bisa menurunkan suku bunga dari nilai yang berlaku kini.

Kebijakan BI, kata dia, lebih memproteksi perbankan nasional ketimbang memikirkan nasib rakyat.

"Untuk apa, kalau ternyata kebijakan perbankannya tidak bisa diatur untuk kepentingan masyarakat. Mayoritas bank itu BUMN," kata dia.

Menurut dia, dengan mayoritas bank milik negara (BUMN), pemerintah harusnya bisa mengintervensi hingga suku bunga turun.

Jika suku bunga bank BUMN turun, kata dia, maka bank swasta akan mengikuti, layaknya arus pasar.

"Pemerintah jangan memanjakan bank. Apalagi dengan kondisi krisis ini, seharusnya kebijakan lebih pro masyarakat," kata dia. (kpl/bee/ Kapanlagi.com)***