Sosialisasi Trayek Angkot Dirasakan Minim
TANJUNGPINANG -Penerapan trayek angkot di kota Tanjungpinang seperti yang pernah diberitakan terkininews.com sebelumnya mendapatkan keluhan dari masyarakat.
TANJUNGPINANG -Penerapan trayek angkot di kota Tanjungpinang seperti yang pernah diberitakan terkininews.com sebelumnya mendapatkan keluhan dari masyarakat.
Masyarakat menganggap langkah penentuan trayek angkot adalah kebijakan yang cukup baik, tetapi masyarakat merasakan sosialisasi trayek sangat minim sehingga mereka bingung harus naik angkot yang mana.
Aisyah misalnya, mahasiswa Umrah ini mengungkapkan sosialisasi angkot sangat minim sehingga terkadang bingung harus naik angkot yang mana.
"Iya nih sosialisasinya kurang ke masyarakat," kata Aisyah kemarin.
Senada dengan Aisyah, Fakhri Yamsah salah seorang warga Tanjungpinang. Dia mengungkapkan kebijakan tersebut cukup baik, tapi banyak penumpang yang merasa kesulitan harus mengingat kode trayeknya.
"Kalau dulu memang memudahkan penumpang mau naik yang mana saja, asalkan rajin tanya ma kang angkotnya walau jawabannya hanya menggelengkan kepala, namun yg saya sesalkan, kenapa dalam trayek tersebut tak ada nama jalan yaitu jalam usman harun atau teluk kriting," kata Fakhri.
Pemerintah Kota Tanjungpinang diharapkan mengevaluasi trayek angkot setelah kebijakan itu berjalan. Langkah tegas yang diambil mendapatkan dukungan dari masyarakat untuk menjaga keteraturan dan ketertiban.

