Hadapi Krisis, Air Terjun Bisa Jadi Pembangkit Listrik
Kabupaten Malinau di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam menghadapi krisis listrik, telah berhasil memanfaatkan air terjun menjadi pembangkit listrik.
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Malinau, Yunani Sinaga mengatakan pihaknya telah lama berhasil memanfaatkan air terjun, menjadi energi untuk membangkitkan listrik dan sistem itu dikenal dengan nama Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH).
"Meski air terjunnya tidak terlalu besar, namun sudah bisa kita manfaatkan menjadi pembangkit listrik, apalagi jika air terjunnya sangat tinggi dan besar, tentu tenaga listrik yang akan dihasilkan bisa lebih besar pula," kata Yunani Sinaga di Malinau, Kamis (10/9).
Menurutnya, Malinau termasuk daerah yang masuk kawasan perbatasan, pedalaman dan daerah terpencil, karena itu Malinau sangat sulit mendapatkan pelayanan listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Namun, pihaknya tidak bisa berpangku tangan saja dalam menghadapi persoalan listrik yang dihadapi itu, sebab listrik saat ini termasuk kebutuhan yang sangat dibutuhkan masyarakat, termasuk yang ada di daerah terpencil.
Mengingat persoalan listrik yang menjadi kebutuhan utama tersebut, sehingga pihaknya memanfaatkan air terjun yang dihubungkan dengan turbin, kemudian turbin dihubungkan dengan dinamo yang kemudian menghasilkan tenaga listrik.
Menurutnya, dengan adanya PLTMH, biaya yang dikeluarkan masyarakat lebih murah daripada listrik yang selama ini digunakan secara umum, karena PLTMH tanpa memerlukan Bahan Bakar Minyak (BBM), serta keuntungan lainnya yakni PLTMH ramah lingkungan.
Dari hasil pemanfaatan PLTMH, lanjutnya, saat ini pihaknya sudah berhasil membuat terang sejumlah desa yang tersebar di enam kecamatan, sehingga sejumlah desa itu sudah mampu menonton televisi, menanak nasi dengan mesin dan bisa memanfaatkan berbagai peralatan yang terhubung dengan listrik. (kpl/bar/Kapanlagi.com)

